LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Decak kagum menikmati sambutan Sigale-gale di Samosir

Pulau Samosir menyimpan warisan budaya yang hingga saat ini masih dilestarikan dengan baik, yaitu Patung Sigale-Gale.

2015-12-28 00:05:00
Advertorial
Advertisement

Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Uniknya, setiap pulau di negara ini memiliki adat dan budaya yang berbeda-beda. Tak terkecuali pulau Samosir yang berada di tengah Danau Toba. Selain bentang alamnya yang menarik, Samosir juga dikenal dengan budayanya yang unik. Salah satunya tercermin dari boneka Sigale-gale. Lantas, apa yang menarik dari atraksi patung Sigale-gale ini?

Bukan Boneka Biasa

Sigale-gale merupakan boneka yang dibuat dari kayu. Konon, kayu yang digunakan bukan sembarang kayu, juga bukan sembarang pemahat. Inilah yang membuat boneka yang berfungsi layaknya wayang golek di Jawa ini masih tetap utuh, bahkan bisa difungsikan untuk pertunjukan hingga sekarang.

Advertisement

Sarat Budaya Batak

Orang bijak bilang Sumatera Utara merupakan tanahnya orang Batak, maka tak terkecuali dengan Samosir. Tak heran jika seni pertunjukan boneka Sigale-gale ini juga sarat dengan budaya Batak. Salah satunya tercermin dari lagu pengiring boneka kayu ini. Bahkan lagu-lagunya menggunakan instrumen musik modern.

Menyambut Para Turis

Advertisement

Atraksi tarian Sigale-gale tidak dipertunjukkan secara khusus dalam sebuah festival. Melainkan sebagai atraksi menyambut turis yang datang. Dibantu benang-benang yang mengikatnya, Sigale-gale lantas ditarikan oleh sang dalang. Bagi wisatawan yang ingin menikmati atraksi Sigale-gale, bisa datang ke Desa Tomok atau pergi ke Museum Hutabolon Simanindo.

Punya Nilai Sejarah 400 Tahun Silam

Tak ada sesuatu yang datang tiba-tiba. Begitu pula dengan Sigale-gale ini. Menurut petutur masyarakat lokal, Sigale-gale berkaitan dengan sejarah yang berusia 400 tahun silam. Saat itu ada seorang raja yang punya anak laki-laki bernama Manggale. Naas, Manggale tak berumur panjang lantaran tewas saat berperang. Sang raja yang berduka terlalu dalam lantas jatuh sakit. Melihat kondisi tersebut, penasehat istana mengutus pematung untuk membuat tiruan Manggale. Upacara adat pemanggilan arwah pun digelar, di mana arwah Manggale diundang agar bisa masuk ke boneka Sigale-gale. Siapa sangka cara tersebut rupanya efektif membuat sang raja kembali sembuh dari sakitnya.

Menariknya atraksi Sigale-gale ini pada akhirnya benar-benar memikat wisatawan untuk datang ke Samosir. Adapun rute menuju Samosir ini dapat ditempuh dengan titik awal dari Medan. Perjalanan bisa disambung menggunakan kereta menuju Siantar, lalu dilanjutkan dengan naik angkutan umum, seperti bus atau jasa travel untuk menyeberang ke Pelabuhan Tomok.

Pelabuhan yang dapat dipilih untuk menyeberang adalah Ajibata di Parapat, Tigaras di Simalungun, Muara di Tapanuli Utara. Sementara jalur darat terhubung melalui jembatan yang terdapat di kabupaten Humbang Hasundutan. Adapun opsi terakhir danb paling cepat adalah via udara dari Kualanamu menuju Silangit. Tinggal pilih mana yang seusai dengan budget.

(mdk/aik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.