LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Danau ini tawarkan sensasi menyelam bareng ribuan ubur-ubur lucu

Danau langka yang cuma ada dua di dunia ini tawarkan sensasi menyelam bersama ribuan ubur-ubur jinak tanpa sengat.

2014-11-14 14:32:00
Travel
Advertisement

Kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur adalah gugusan pulau yang populer sebagai salah satu lokasi penyelaman terbaik di dunia. Kawasan ini banyak dicari wisatawan lokal maupun mancanegara.

Di salah satu pulau, Kakaban terdapat satu danau unik yang menjadi tempat terjadinya fenomena geologis langka. Danau ini dihuni ribuan ubur-ubur jinak yang 'ramah' terhadap manusia.

Menurut situs Atlas Obscura, danau seperti ini hanya ada dua di dunia. Selain di Indonesia, ada pula di Palau. Tetapi jika dibandingkan Palau, danau ubur-ubur di Pulau Kakaban lebih istimewa.

Baca juga: Serunya menyelam bersama ribuan ubur-ubur di Palau

Menurut situs Wonderful Indonesia, danau Palau hanya dihuni dua spesies ubur-ubur, yaitu ubur-ubur totol (Mastigias papua) dan ubur-ubur bulan (Aurelia aurita). Sementara di Pulau Kakaban terdapat dua spesies lagi, yaitu ubur-ubur kotak (Tripedalia cystophora) dan ubur-ubur terbalik (Cassiopea ornata).

Advertisement

Photo by Shutterstock/Ethan Daniels

Advertisement

Photo by www.btravindonesia.com

Danau ubur-ubur ini sudah berusia ribuan tahun lebih dan merupakan perpaduan air laut dan tawar. Hal itu disebabkan karena danau terbentuk berkat naiknya permukaan air laut yang meluap ke daratan dan kemudian mengisi lembah. Ubur-ubur yang ikut terbawa pun terjebak dalam danau dan berkembang biak hingga saat ini.

Photo by www.javabackpacker.blogspot.com

Tak hanya itu, perubahan lingkungan yang tanpa predator menyebabkan keempat spesies ubur-ubur berevolusi untuk menyesuaikan diri. Tentakel mereka mengecil, diikuti dengan daya sengat yang melemah hingga tak bisa melukai lagi.

Photo by www.borneokalimantanecotour.com

Ubur-ubur totol kehilangan bintik-bintik yang tadinya berfungsi untuk mengelabui predator. Sementara ubur-ubur terbalik bersimbiosis dengan ganggang dengan cara menempatkan alga pada tentakelnya. Karena ganggang tersebut memerlukan sinar matahari untuk berfotosintesis, akibatnya ganggang terbalik pun bergerak dengan tentakel di atas.

Baca juga:
Marimo, bola-bola langka yang menghiasi danau Jepang
Vulcan Point, pulau mungil di tengah dua danau dan gunung berapi
Keunikan Air Terjun Asik-Asik yang memancar dari sisi tebing
6 Air terjun paling unik dan tak biasa di dunia
Sawney Bean's Cave, legenda gua persembunyian keluarga kanibal

(mdk/tsr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.