LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Cuma modal sampah, wanita ini bisa bikin gaun-gaun mewah

Cuma modal sampah, wanita ini bisa bikin gaun-gaun mewah. Bagi Nancy Judd, seorang desainer eco-fashion dan pendidik lingkungan, sampah itu tak ada. Yang ada hanya bahan-bahan yang tak didayagunakan. Dia menyulap pecahan kaca, paku, kaleng soda, parasut, hingga kertas bekas menjadi berbagai gaun mewah dan aksesoris.

2016-10-31 16:34:31
Fashion
Advertisement

Bagi Nancy Judd, seorang desainer eco-fashion dan pendidik lingkungan, sampah itu tak ada. Yang ada hanya bahan-bahan yang tak didayagunakan. Untuk membuktikan pendapatnya, Nancy menyulap berbagai limbah tak terpakai menjadi gaun dan aksesoris mewah. Hanya dengan alat jahit dan kreativitas, dia bisa mengubah onggokan sampah menjadi barang-barang fashion bernilai tinggi.

Melalui merek Recycle Runway yang dirintisnya, Nancy membuat aneka gaun cantik. Tak ada limbah yang tak bisa diolahnya. Mulai dari kantong plastik bekas, buku telepon, paku payung, kaleng soda, hingga surat-surat tua yang tak lagi berharga.

Advertisement
Sepatu berhias kertas buku telepon dari Recycle Runway. © Recycle Runway

Gaun berhias kaleng bekas dari Recycle Runway. © Sandrine Love

Gaun berbahan limbah dari Recycle Runway. © Sandrine Love

Coba perhatikan Glass Evening Gown dalam gambar di bawah. Dilansir Ecouterre, gaun merah dengan detail embellishment mewah ini dibuat dari 12.000 pecahan kaca.

Advertisement

Glass Evening Gowndari Recycle Runway. © Recycle Runway

Sementara Eco-Flamenco dibuatnya dari kardus kotak sereal yang dicat merah dan disusun menjadi rumbai di bagian ekor gaun. Setiap rumbai bertuliskan rencana aksi cinta lingkungan yang akan dilakukan setiap orang. Gaunnya sendiri dibuat dari kain bekas parasut.

Gaun berbahan limbah dari Recycle Runway. © Recycle Runway

Gaun berbahan limbah dari Recycle Runway. © Recycle Runway

Gaun berbahan limbah dari Recycle Runway. © Recycle Runway

Gaun berbahan limbah dari Recycle Runway. © Recycle Runway

Aluminum Drop Dress dibuat dengan kain biasa. Namun detail embellishment dibuat dari logam kaleng minuman. Sementara Youth Eco-Dress dibuat dari kertas perlengkapan kantor yang dirangkai oleh 2.000 anak.

Gaun berbahan limbah dari Recycle Runway. © Recycle Runway

Gaun berbahan limbah dari Recycle Runway. © Killer Crafts & Crafty Killers

"Bagi saya, ini adalah soal bagaimana menemukan cara lain untuk membuat orang-orang merasa terlibat dan mau membicarakan apa yang sedang terjadi terhadap planet kita. Saya pikir fashion merupakan cara yang sangat efektif untuk melakukannya," tutur Nancy kepada The Hufffington Post.

Baca juga:
2 Chef ini sulap junkfood jadi santapan mewah ala restoran
Walikota Paris resmikan peraturan baru, dorong warga untuk berkebun
PUPUK dorong industri rotan yang berkesinambungan
[Video] Makanan-makanan mini ini kelewat imut buat disantap
Kirigami, rumitnya seni gunting lipat tiga dimensi dari Jepang

(mdk/tsr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.