LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

Crown shyness, fenomena ganjil di mana pepohonan enggan bersentuhan

Crown shyness, fenomena ganjil di mana pepohonan enggan bersentuhan. Hanya terjadi pada beberapa spesies tumbuhan saja. Satu dari beberapa tempat di mana kita bisa menyaksikan fenomena alam adalah Forest Research Institute of Malaysia, Kuala Lumpur.

2018-02-19 10:34:24
Objek Wisata
Advertisement

Ketika pepohonan ditanam berdekatan, dahan-dahannya akan tumbuh saling berhimpitan dan jika sudah cukup rimbun akan menyatu seolah membentuk kanopi dedaunan. Ini adalah hal yang biasa terjadi. Namun dalam beberapa kesempatan ada kalanya ranting pepohonan saling menjauh. Inilah yang disebut fenomena crown shyness.

Dilansir Amusing Planet, crown shyness hanya terjadi pada beberapa spesies tumbuhan saja. Satu dari beberapa tempat di mana kita bisa menyaksikan fenomena alam adalah Forest Research Institute of Malaysia, Kuala Lumpur.


Advertisement

Fenomena crown shyness di Forest Research Institute of Malaysia, Kuala Lumpur © Flickr/Alexchabots


Crown shyness
terjadi sekelompok pohon dengan tinggi yang sama terpisah oleh celah. Celah di antara satu dahan dengan yang lainnya tampak begitu kentara. Fenomena ini biasanya terjadi pada pohon-pohon dari spesies yang sama. Namun dalam beberapa kesempatan juga terjadi pada pohon yang berbeda jenis.

Advertisement

Fenomena crown shyness di Forest Research Institute of Malaysia, Kuala Lumpur © My Nature Experiences


Keganjilan crown shyness telah dibahas dalam berbagai literatur ilmiah sejak tahun 1920-an. Namun hingga saat ini masih belum bisa dipastikan penyebabnya.

Fenomena crown shyness di Forest Research Institute of Malaysia, Kuala Lumpur © Photomalaysia.com/noorsyazwan


Ada beberapa teori mengenai penyebab crown shyness yang dikemukakan oleh para peneliti. Salah satu menyebutkan celah di sekitar dahan berdaun disebabkan karena kerusakanranting dan cabang yang terjadi saat badai dan angin kencang. Seorang ilmuwan Malaysia yang mempelajari spesies Dryobalanops aromatica mengatakan bahwa dahan yang tumbuh sangat peka terhadap tingkat cahaya dan berhenti berkembang saat mendekati dedaunan dari ranting yang berdekatan dengannya.

Fenomena crown shyness di Forest Research Institute of Malaysia, Kuala Lumpur © Wikimedia Commons


Ada juga hasil penelitian yang mengindikasikan bahwa dahan-dahan pohon yang mengalami fenomena crown shyness sebenarnya tengah menjalankan mekanisme pertahanan diri dengan tumbuh menjauhi dahan pohon lain. Tujuannya adalah mencegah penyebaran larva serangga pemakan daun dari pohon lain.

Apa pun penyebabnya, crown shyness jelas termasuk fenomena yang unik dan indah untuk dipandang. Pernahkah kamu menyaksikannya secara langsung?

Baca juga:
Sensasi keliling dunia secara virtual di restoran First Airlines
Fenomena unik pertemuan dua sungai di Manaus, Brasil
Menilik keindahan gereja beratap rumput di Hof, monumen nasional Islandia
Bikin geleng-geleng, ini 6 aturan ekstrem yang harus dipatuhi warga Korea Utara
Membandingkan kembaran Paris di China, apakah seindah aslinya?

(mdk/tsr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.