Coba tiru Game of Thrones, acara ini malah gagal total!
Bagaimana drama seri ini menjiplak Game of Thrones? SImak di sini!
Untuk membuat suatu karya, dibutuhkan sebuah inspirasi. Hal ini bisa didapat dari menungunya hingga dapat, atau membuat sebuah karya dengan pengaruh besar dari karya orang lain yang jadi favorit pembuatnya. Hal ini sangat lazim dilakukan dalam dunia seni.
Namun untuk menjadikan karya lain sebuah inspirasi, tentu tidak boleh berlebihan. Alih-alih jadi sebuah karya, hal tersebut akan menjadi sebuah plagiarisme. Bagus tidak, memalukan justru iya.
Seperti halnya yang dilakukan oleh TV Series India ini, yang berpikir kalau dia memberi sentuhan fantasi epik a la Game of Thrones, maka acara TVnya juga akan lebih menarik. Sebaliknya, justru acara TV ini kehilangan sentuhan 'India' yang biasanya sangat mengangkat eksotisme budayanya di tiap acara televisi maupun filmnya.
Drama seri berjudul "Sasural Simar Ka" ini mengambil mentah-mentah konsep yang diusung di trailer Game of Thrones season 6, dan menampilkannya di iklan yang ditayangkannya di televisi.
Jika kamu berpikir mungkin plotnya berbeda, ternyata tidak juga. Plot yang ditawarkan pun hampir sama. Seorang villain bernama Taher Shah punya mimpi untuk menghancurkan keluarga Bharadwaj. Sang villain mengancam sang protagonis yang bernama Simar, dengan mengoceh terus menerus sembari memperlihatkan sebuah lorong di mana terdapat banyak sekali kepala yang dipenggal, yang mirip dengan 'Hall of Faces' di Game of Thrones.
'Hall of Faces' adalah sebuah adegan yang diperkenalkan di Game of Thrones season 5, yang berupa sebuah pilar besar yang menyimpan wajah dari orang-orang mati.
Mari simak sendiri bagaimana drama supranatural India tersebut menjiplak adegan dari Game of Thrones.
Baca juga:
5 Layanan penerbangan paling nyeleneh yang pernah ada
Restoran ini tawarkan makan gratis bagi orang berbobot 130 kilogram
Setelah iPhone 6 legs, kini China heboh dengan lipstick challenge
Nenek 70 tahun ini bikin Italia geger dengan keahlian pole dance
5 Kisah hewan paling setia kepada manusia
Mahasiswi Pakistan tempeli dinding kampus dengan pembalut