CIOFF Indonesia persembahkan ajang apresiasi untuk anak negeri
CIOFF Indonesia persembahkan ajang apresiasi untuk anak negeri melalui CIOFF Indonesia Culture Appreciation Night 2015.
Prestasi Indonesia di ranah internasional patut dibanggakan. Indonesia mengukir prestasi di berbagai bidang, mulai dari olahraga, fashion, hingga seni dan budaya. Hal ini tidak lepas dari peran serta anak bangsa yang secara terus menerus mendedikasikan diri untuk kemajuan Indonesia di mata dunia.
Satu dari sekian banyak prestasi Indonesia di ranah internasional juga merupakan kontribusi grup tari dan musik yang berangkat untuk mengikuti festival dan lomba folklore tingkat internasional bersama CIOFF Indonesia. Setidaknya 15 grup setiap tahunnya mengharumkan nama Indonesia di berbagai festival dan perlombaan yang tersebar di seluruh dunia.
CIOFF Indonesia merupakan organisasi non-profesi dan organisasi budaya internasional, sesuai pengertian yang ditentukan oleh UNESCO. Saat ini CIOFF sudah menjadi partner resmi UNESCO. CIOFF Indonesia berdiri pada tanggal 10 Agustus 1981. Sebagai bentuk konsistensi CIOFF Indonesia dalam mengedepankan budaya Indonesia, pada tahun 2015 ini, CIOFF menggelar "Culture Appreciation Night" (CAN) untuk pertama kali. Tujuan acara ini adalah untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada grup tari yang merupakan sekolah-sekolah yang telah berangkat dan berpartisipasi dalam misi budaya.
Pada CAN 2015, CIOFF Indonesia memberikan penghargaan dengan kategori Best Children Group, Best Youth Group, Best Music Group, dan Lifetime Achievement. Selain itu, CIOFF Indonesia juga memberikan penghargaan khusus kepada Bupati Kutai Kartanegara yang telah berhasil menjadi host festival folklore di Indonesia melalui Erau International Folklore & Art Festival.
Acara CAN 2015 tidak hanya berisi pemberian penghargaan, namun juga menampilkan tarian tradisional Indonesia antara lain Zapin, Seudati, Rapa'i Geleng, Saman, dan lain-lain serta musik kontemporer, dari lagu berjudul "Yogyakarta" ciptaan Viza K. Mahasa.
CAN 2015 diharapkan bisa menjadi pintu untuk mendekatkan budaya Indonesia kepada generasi penerus bangsa dan ke depannya sekolah-sekolah yang bergabung dalam misi budaya bisa berlomba-lomba untuk memberikan penampilan terbaik dan pulang ke tanah air untuk mendapatkan penghargaan di CAN tahun berikutnya.
"Saya sangat bangga kepada anak-anak Indonesia karena dapat menunjukkan prestasi di mata dunia. Selamat untuk anak-anak Indonesia!", ucap Said Rachmat, Presiden CIOFF Indonesia menutup Culture Appreciation Night 2015.
(mdk/tsr)