Cara hindari rasa canggung setelah bertengkar dengan pasangan
Ini cara agar Anda dan pasangan tidak terjebak dalam perasaan canggung setelah bertengkar!
Anda dan pasangan baru saja terlibat dalam perdebatan sengit? Ketika berselisih paham dengan pasangan, Anda dan dia mungkin akan merasa canggung selama beberapa saat. Kalian akan terjebak dalam sebuah keheningan yang menunggu untuk dipecahkan, karena sebetulnya kalian berdua merasa sangat canggung dalam kondisi itu. Nah, berikut adalah enam cara untuk menghindari rasa canggung setelah bertengkar dengan pasangan.
1. Jangan dipikir terlalu dalam
Berpikirlah positif pada masalah yang Anda hadapi. Bahkan jika ada sesuatu yang mengganggu pikiran Anda atau telah membuat Anda marah, atau jika perdebatan itu belum selesai sepenuhnya, biarkan saja itu pergi dari benak Anda. Bagaimana pun, kesehatan hubungan Anda jauh lebih penting daripada perdebatan itu.
2. Melakukan kontak fisik sebagai bentuk rasa kasih sayang
Setelah bertengkar hebat dengannya, Anda dan pasangan tentu akan merasa canggung untuk sementara waktu. Maka, untuk mencairkan suasana yang tidak mengenakkan itu, Anda bisa mencoba untuk lakukan kontak fisik seperti menggenggam tangannya atau memeluknya.
3. Mengusung topik pembicaraan yang positif
Hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengambil napas dalam-dalam dan berpura-pura tidak ada yang terjadi. Pilih topik pembicaraan yang lebih positif atau cobalah untuk sekadar berbasa-basi dengannya. Ini mungkin terdengar tidak tulus, namun cara ini cukup efektif untuk memecah keheningan yang terjadi setelah bertengkar dengan pasangan.
4. Berkata apa adanya
Biarkan mereka tahu bahwa Anda tidak terganggu dengan perdebatan yang baru saja terjadi di antara kalian. Sebab, yang terpenting adalah Anda telah memberitahunya tentang perasaan Anda setelah berdebat dengannya. Cara ini cukup efektif untuk memecah keheningan setelah bertengkar dan juga mendamaikan pertengkaran itu sendiri.
Ambil napas dalam-dalam dan kendalikan emosi Anda. Dengarkan apa yang dia katakan kepada Anda tanpa menyela. Setelah itu, renungkan pendapatnya dan jangan bereaksi berlebihan karena itu hanya akan memicu perdebatan lain.(mdk/des)