Beehive Rockets Festival, perayaan tertua di Taiwan
Yanshui Beehive Rockets Festival merupakan salah satu festival rakyat tertua di Taiwan, dan terbesar ketiga di dunia.
Yanshui Beehive Rockets Festival merupakan salah satu festival rakyat tertua di Taiwan, dan terbesar ketiga di dunia. Festival ini telah dirayakan selama lebih dari 180 tahun di distrik selatan Yansui, Taiwan.
Seperti dilansir Taiwan.net, sejarah munculnya festival ini berasal pada tahun 1885, ketika sebuah epidemi kolera menyerang penduduk setempat. Karena fasilitas medis masih minim, penyakit itu berhasil menyerang ribuan korban. Semua warga pun hidup dalam ketakutan dan kemudian berdoa kepada Guan Di (dewa perang) untuk menyelamatkan hidup mereka.
Menurut cerita warga setempat, diyakini bahwa pada hari festival lentera di hari ke-14 dan 15 bulan pertama dalam kalender Lunar - sekitar bulan Februari, Guan Di menyusuri jalan-jalan di Yanshui bersama Jenderal Zhou Cang sebagai pemandunya. Perjalanan mereka pun diyakini telah membasmi wabah yang saat itu sedang menjangkiti warga. Maka sejak itu, warga Yansui mulai merayakan Beehive Rockets Festival sebagai bentuk rasa syukur kepada sang dewa.
Untuk melindungi diri dari cedera atau kecelakaan yang tidak diinginkan, penduduk setempat memakai pakaian tebal, sarung tangan pelindung dan helm full-face. Beberapa juga memakai handuk di leher untuk menghindari roket nyasar, yang ditakutkan dapat masuk ke helm.
Selain itu, penduduk setempat juga percaya bahwa meledakkan banyak petasan dapat mendorong datangnya banyak keberuntungan di tahun mendatang. Pengunjung festival ini datang dari berbagai negara dan mereka akan mulai berkerumunan di sekitar kuil Yanshui Wu sebelum acara dimulai. Festival ini dimulai pada pukul 18.00 dan berlangsung sampai 05.00 keesokan harinya.
Penasaran? Yuk lihat bagaimana kemeriahan festival unik ini!