9 Hal menarik yang terjadi pada tubuh saat sedang jatuh cinta
Cinta, oh, cinta. Apa yang dialami tubuh Anda ketika sedang jatuh cinta? Simak fakta menariknya berikut ini.
Kata lagu lawas milik Titiek Puspa, "Jatuh cinta amboi rasanya." Jatuh cinta memang bisa menghadirkan segudang rasa yang berbeda-beda pada siapapun yang mengalaminya. Ada rasa kangen, sedih, cemburu, deg-degan, bahagia, penasaran, dan sejuta rasa lainnya. Tubuh seseorang pun mengalami reaksi unik saat dia sedang jatuh cinta. Dilansir dari Woman's Health Magazine, berikut ini adalah 9 di antaranya. Jatuh cinta merupakan proses yang bisa mengaktifkan 12 titik saraf yang ada di otak. Jadi, menurut Journal of Sexual Medicine, seseorang bisa langsung mengetahui bahwa dirinya sedang mengalami jatuh cinta setelah 1/5 detik bertemu dengan si wanita atau pria incaran. Dengan jatuh cinta setiap hari pada pasangan Anda, resiko terkena penyakit jantung akan berkurang secara perlahan. Hal ini terjadi karena jatuh cinta mempengaruhi produksi hormon dalam tubuh, yang akhirnya mempengaruhi kerja jantung dan peredaran darah jadi lebih ringan. Dilansir dari Journal of Adolescent Health, sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang sedang jatuh cinta akan cenderung mengalami insomnia. Hal ini dikarenakan otak yang terus-menerus memaksa bekerja memikirkan si pria atau wanita incaran. Stanford University School of Medicine pernah melakukan sebuah penelitian tentang emosi manusia, yang menunjukkan hasil bahwa seseorang yang sedang jatuh cinta akan jadi lebih tahan rasa sakit. Jatuh cinta akan mengaktifkan reseptor otak untuk melepaskan semacam obat alami penghilang rasa sakit. Saat sedang jatuh cinta, otak Anda akan melepaskan hormon oksitosin dalam jumlah banyak. Ini akan membuat kerja memori Anda jadi melamban. Itulah mengapa orang yang sedang jatuh cinta jadi sering bengong dan melamun. Seseorang yang sudah betul-betul jatuh cinta pada pasangannya bisa jadi posesif. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Florida State University, perasaan cinta yang dirasakan bisa membuat seseorang jadi ingin melindungi dan selalu dekat dengan pasangannya. Akibatnya, rasa cemburu pun jadi tak terhindarkan. Dilansir dari sebuah studi yang diadakan oleh American Psychological Association, orang-orang yang sedang mengalami perasaan cinta yang meledak-ledak cenderung akan merasakan rasa manis yang dominan pada tiap makanan yang dikonsumsi. Sebagai reaksi dari jatuh cinta, wanita akan berbicara dengan nada yang lebih tinggi pada pria yang mereka suka/cinta. Hasil studi dari Journal of Evolutionary Psychology telah membuktikan hal ini. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa perasaan bahagia yang secara konstan dirasakan orang saat jatuh cinta, bisa membuat tulang mereka lebih kuat tanpa perlu mengonsumsi suplemen kalsium. Jatuh cinta ternyata sangat keren, ya?Kerja otak menguat beberapa saat
Detak jantung melemah
Sulit tidur
Jadi lebih tahan sakit
Jadi pelupa
Jadi cemburuan
Lidah akan lebih mudah merasakan rasa manis
Nada suara jadi lebih tinggi
Tulang menjadi lebih kuat