LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. GAYA

7 Negara paling ramah lingkungan

Aksi nyata dari negara-negara ini patut dicontoh, terutama bagi negara yang kurang sadar lingkungan.

2013-04-23 20:11:00
Lokasi Wisata
Advertisement

Perubahan iklim yang ekstrem melanda hampir seluruh negara di dunia. Menyambut Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April, kini sudah saatnya kita manusia berbenah diri. Kalau bukan sekarang, lalu kapan kita akan memperbaiki kerusakan alam yang tengah terjadi di bumi tercinta. Untuk menjaga ekosistem tetap berjalan dengan semestinya dan tidak boros energi, beberapa negara ini menjalankan aturan yang ketat untuk menghemat energi. Yuk kita lihat tujuh negara paling ramah lingkungan, menurut Huffington Post.

Jerman

Negara federasi yang terdiri dari 16 negara bagian ini memiliki lebih dari setengah kapasitas pembangkit tenaga surya di dunia dan telah menginvestasikan lebih dari USD 14 miliar (atau Rp 136 T) tahun lalu untuk mengembangkan teknologi hijau tersebut. Bahkan, salah satu kota di Jerman - Vauban - hampir seluruh daerahnya telah terbebas dari mobil.

Advertisement

Norwegia

Norwegia adalah sebuah kesatuan monarki konstitusional Skandinavia yang wilayahnya meliputi bagian barat Semenanjung Skandinavia, Jan Mayen, kepulauan Arktik Svalbard dan sub-antartik Pulau Bouvet. Memiliki pabrik produksi tenaga surya terbesar di dunia, Norwegia juga berhasil menjalankan penjara ekologi pertama di dunia yakni penjara Basty. Di tahun 2030 mendatang, negara ini telah menargetkan bebas karbon.

Advertisement

Swiss

Swiss menduduki setidaknya dua tempat di daftar negara paling ramah lingkungan dan berhasil mengalahkan 146 negara lainnya, menurut studi yang dilakukan di Amerika. Untuk mengatasi masalah lingkungan, Swiss sengaja memberlakukan pajak tinggi untuk air dan layanan pengelolaan sampah serta pajak lingkungan. Hal itu terbukti mampu menekan tingkat polusi udara dan air di negara tersebut.

Swedia

Swedia telah menyatakan kepada publik tentang rencananya untuk bebas bahan bakar fosil pada tahun 2020 mendatang. Negara yang beribukota di Stockholm itu kini menggunakan tenaga air, etanol, dan kotoran hewan untuk menjalankan mobil listrik. Rupanya, mereka juga mencoba untuk mengembangkan kekuatan gelombang dan mengubahnya menjadi empat kali energi tenaga surya dalam kurun waktu yang sama.

Finlandia

Hutan di Finlandia tumbuh sumbur dan masih terjaga keasriannya. Ditambah, negara yang beribukota di Helsinki ini memiliki kualitas lingkungan sangat tinggi karena memiliki tingkat polusi udara dan air yang rendah. Finlandia juga termasuk dalam kalangan eksportir teknologi tenaga angin terbesar di dunia.

Denmark

Negara ini memiliki taman angin lepas pantai pertama di dunia. Denmark bahkan telah terbebas dari impor bahan bakar fosil sejak tahun 1973. Kini, negara yang beribukota d Kopenhagen tersebut memiliki rasio tenaga angin terbesar di dunia. Padahal Denmark sendiri adalah negara Nordik yang paling kecil dan paling selatan.

Australia

Sebuah kota di Australia bahkan telah melarang penjualan air kemasan dalam botol dan pemerintah federal memberikan sebesar USD 300 juta (atau Rp 2,9 T) untuk mendanai proyek energi bersih. Jadi, tak heran jika negara yang beribukota di Canberra ini dikenal sangat fokus dalam membenahi kondisi lingkungannya.

Indonesia yang notabenenya memiliki wilayah hijau lebih besar daripada negara-negara di atas sepatutnya mawas diri. Sudah saatnya membenahi lingkungan dengan tidak membuat sampah sembarangan dan menghemat energi. Perangi pembalakan hutan liar dan lindungi satwa langka!

(mdk/des)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.