5 Tempat paling berbahaya yang dihuni manusia
Siapa sangka, Tokyo merupakan salah satu wilayah yang menyimpan potensi bencana yang mematikan?
Tempat-tempat berikut ini menyembunyikan potensi bencana. Namun hal tersebut tak menghentikan manusia untuk bermukim dan beranak-pinak di sana. Ada yang dilanda petir dahsyat setiap detik, ada pula yang berpotensi diguncang gempa. Bahkan ada yang termasuk kota metropolitan terpadat di dunia. National Geographic menyebut gurun ini sebagai 'tempat terkejam di muka bumi'. Dan penyebabnya tidak hanya satu. Ada dua bahaya yang mengintai bagi warga suku Afar, Eritrea, dan Djibouti yang tinggal di sana. Yang pertama adalah konflik bersenjata dengan Afar Revolutionary Democratic Unity Front. Kelompok yang lebih dikenal dengan nama Ugugumo ini merupakan bagian dari gerakan separatis yang kerap melakukan aksi penculikan dan perampokan. Photo credit: explosiveaperture.com Daerah sekitar Sungai Catatumbo dan Danau Maracaibo, Venezuela jelas termasuk daerah paling berbahaya untuk dihuni manusia. Pasalnya daerah ini merupakan tempat paling sering dilanda petir di muka bumi. Menurut situs Weather, wilayah Catatumbo-Maracaibo dihunjam 3600 petir dalam satu jam. Dan ini berarti terjadi petir setiap detik. Fenomena ini berlangsung hampir sepanjang tahun, selama 300 malam dari 365 hari. Photo credit: factsprofessor.com Kepulauan Cayman memang memiliki pantai tropis yang indah. Laut di sana bahkan menjadi salah satu tujuan penyelaman paling populer di dunia. Tetapi siapa yang menyangka kalau pulau ini juga kerap diporakporandakan badai. Photo credit: www.csi.ky Nyawa sekitar 2 juta warga di sekitar danau Kivu terancam oleh maut yang terkubur di dasarnya. Di sana terdapat 2,3 miliar kaki kubik gas metana yang mudah terbakar. Jika diekstrak, metana Kivu bisa digunakan untuk menghidupkan 960 Megawatt listrik. Tak hanya itu, di dalamnya terkandung 60 mil kubik karbondioksida yang terperangkap di antara dasar danau. Photo credit: www.co2.ulg.ac.be Tak banyak orang yang tahu kalau kota modern dan serba canggih seperti Tokyo menyimpan bahaya besar. Dilansir World Atlas, nyawa 37 juta warga ibukota Jepang terancam oleh gempa bumi dan bencana alam lainnya setiap hari. Pasalnya Tokyo terletak di daerah Cincin Api Pasifik. Cincin Api Pasifik adalah lempeng tektonik di Basin Pasifik yang 'mendalangi' 90 persen dari bencana gempa di dunia dan 81 persen gempa terkuat yang pernah melanda berbagai negara. Itulah daerah-daerah paling berbahaya yang dihuni oleh manusia. Photo credit: uppsalainternationalweek.com
Simak ulasan selengkapnya yang dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber.Gurun Danakil - Ethiopia
Selain itu, di jantung gurun pasir tersebut ada sebuah kawah gunung berapi yang disebut-sebut sebagai salah satu tempat terpanas di muka bumi. Dallol, kawah tersebut terbentuk karena letusan gunung berapi. Lansekap dataran tersebut terdiri dari sumber air panas dengan kandungan asam tinggi, bukit belerang, gundukan garam, dan geyser yang sesekali menyemburkan gas.Catatumbo-Maracaibo, Venezuela
Walaupun begitu, penduduk di sana tampaknya sudah biasa dengan petir dahsyat dan kilat yang membelah langit. Mereka justru menjadikan petir yang menyambar setiap waktu sebagai pemandu bagi para pelaut yang hendak berlabuh saat malam hari.Kepulauan Cayman
Kepulauan Cayman dikenal sebagai 'ibukota badai dunia'. Gugusan pulau yang terletak di sebelah selatan Kuba ini kerap dilanda badai dahsyat. Dilansir Hurricane City, Grand Cayman, pulau terbesar di Cayman dihantam badai setiap 2 tahun sekali. Frekuensi terjadinya badai di sana lebih tinggi daripada pulau-pulau lain yang ada di cekungan Atlantik. Sejak tahun 1871, 64 badai telah merusak dan menghancurkan formasi karang di pulau itu.Danau Kivu - Kongo dan Rwanda
Hal itu disebabkan karena Danau Kivu terletak di wilayah yang sangat dekat dengan gunung berapi aktif. Tak hanya ancaman gas beracun, tekanan air yang tak bisa diprediksi menjadikan Kivu bagai bom waktu yang bisa meledak kapan saja.Tokyo - Jepang
Jepang sendiri merupakan rumah bagi 452 gunung berapi aktif. Menurut organisasi internasional Swiss Re, tak hanya gempa bumi yang bisa mengancam kelangsungan hidup warga Tokyo. Tsunami dan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut juga berpotensi bahaya.