4 Ciri Umum Anak Bungsu, Kamu Termasuk?
Ini sifat-sifat yang biasa dimiliki anak bungsu.
Kalau anak sulung adalah teladan keluarga dan anak tengah berperan sebagai si pemberontak, anak bungsu juga memiliki karakteristik kepribadian sendiri. Karena perbedaan urutan kelahiran sedikit-banyak berpengaruh pada cara orang tua memperlakukan anak. Anak terakhir biasanya cenderung diperlakukan secara protektif oleh orang tua. Hal ini membuat mereka tumbuh menjadi pribadi yang relatif lebih lembut dibandingkan kakak-kakaknya. Mereka sangat sensitif, mudah terluka, mudah tersinggung, dan mudah trenyuh pula. Bagi orang luar, mereka mungkin terlihat kurang 'tahan banting' jika dibandingkan kakak-kakaknya. Anak yang lahir terakhir biasanya mendapatkan perhatian ekstra dibandingkan kakak-kakaknya. Akibatnya, sedikit-banyak mereka jadi mengembangkan sifat manja. Anak bungsu juga cenderung diperlakukan sebagai anak kecil. Hal ini kerap berakibat negatif saat mereka tumbuh dewasa. Pasalnya orang-orang di sekitar juga sulit mempercayai kalau mereka bisa membuat keputusan secara matang dan bertindak dengan rasa tanggung jawab. Terbiasa menjadi pusat perhatian membuat mereka sedikit egois. Mereka selalu ingin menjadi pusat perhatian keluarga dan cenderung mendahulukan perasaan dan kepentingan sendiri daripada orang-orang di sekitar. Si anak bungsu pintar mengambil hati orang tua. Kadang hal ini mereka manfaatkan untuk tujuan pribadi. Tetapi mereka juga bisa bersikap menyenangkan, kok. Ada kakak dan orang tua yang selalu mengurus dan mendikte kadang membuat anak bungsu jadi santai. Mereka biasanya tidak terlalu teratur dalam menyimpan barang, tidak mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, atau kurang punya ambisi.
Seperti apa ciri-ciri kepribadian anak bungsu? Berikut ini uraiannya yang dirangkum dari Visualistan.Sifat 1: Si Sensitif
Sifat 2: Manja
Sifat 3: Egois
Sifat 4: Manipulatif
Sifat 5: Santai
Itulah beberapa karakteristik kepribadian yang biasa dimiliki anak bungsu. Saat dewasa mereka biasanya memilih profesi di bidang seni atau kepenulisan. Menurut kamu benar atau tidak?