10 Makanan yang bikin kecanduan
Sepuluh makanan ini bukan hanya lezat, tetapi juga sangat adiktif. Kira-kira, apa saja ya?
Anda merasa ingin sekali makan hidangan tertentu. Bahkan, ternyata Anda membutuhkan lebih dari itu. Jika demikian, kemungkinan besar Anda sedang kecanduan makanan tersebut, baik secara fisik maupun mental. Sepuluh makanan di bawah ini bukan hanya lezat, tetapi juga sangat adiktif. Mereka mungkin akan membuat Anda jadi kecanduan. Yuk simak ulasan dari Sheknows berikut ini. Makanan yang tinggi karbohidrat mengakibatkan pelepasan dopamin dalam jumlah tinggi. Hormon dopamin memberi efek rasa puas dan euforia, yang mirip dengan pengaruh kokain. Suka ngemil namun takut gendut? Inilah yang membuat kebanyakan orang membeli produk yang berlabel rendah kalori atau bebas lemak. Produk makanan semacam ini mengandung sedikit protein dan serat. Dilansir dari CNN, sebuah studi menemukan bahwa ketika tikus diberi makanan cepat saji, mereka memiliki kebiasaan kompulsif yang mirip kecanduan narkoba. Permen karet memiliki kandungan gula tinggi, yang terbukti dapat mengurangi kecemasan, stres dan ketidaknyamanan. Lemak meningkatkan pusat kesenangan di dalam otak dan membuat Anda merasa lebih baik. Apalagi jika makanan itu juga mengandung kadar gula yang tinggi. Selain sangat populer, jenis camilan ini juga paling banyak dicari lho. Snack asin memiliki kandungan natrium (garam) yang tinggi, yang merupakan salah satu rasa yang paling mudah dikenali dalam makanan. Rupanya, keju mempunyai kandungan bahan paling adiktif yang disebut kasein. Kasein dapat melepas casomorphins, jenis protein yang dapat menghasilkan efek candu dalam tubuh selama proses pencernaan. Apakah Anda seorang chocoholic? Ketergantungan Anda pada cokelat mungkin ada hubungannya dengan senyawa kimia, seperti theobromine, phenyethylamine, anandamide, dan tryptophan. Senyawa ini bisa memberi efek "kesenangan" pada otak. Kenaikan gula dalam darah menyebabkan pankreas melepaskan insulin, yang mengubah gula jadi energi. Peningkatan energi membuat seseorang merasa ingin untuk terus makan makanan tersebut. Kafein mempunyai efek stimulan yang akan memberi dorongan energi pada tubuh. Namun, kafein dapat menghambat reseptor otak yang bertugas melebarkan pembuluh darah, sehingga sering menyebabkan sakit kepala.Roti dan pasta
Makanan berlabel rendah kalori dan bebas lemak
Makanan cepat saji
Permen karet
Makanan berlemak
Snack atau keripik asin
Keju
Cokelat
Makanan manis
Kafein
Makanan bisa menjadi sangat adiktif, jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Percayalah, sesuatu yang kelebihan sama buruknya dengan kekurangan.