LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

YouTuber Mesir Ditangkap Karena Buat Konten Video Kritik Presiden

Pihak berwenang Mesir menangkap YouTuber terkenal negara itu karena membuat video yang mengkritik Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

2019-12-30 13:00:00
Mesir
Advertisement

Pihak berwenang Mesir menangkap YouTuber terkenal negara itu karena membuat video yang mengkritik Presiden Abdel Fattah al-Sisi, menurut pengacara HAM dan media lokal.

YouTuber komedian, Shady Srour ditangkap di Bandara Internasional Kairo awal pekan ini setelah tiba dari Amerika. Demikian dilansir dari Alaraby, Senin (30/12).

Koran lokal berbahasa Arab, Al-Masry Al-Youm melaporkan, Srour akan diadili bersama dengan sejumlah terdakwa lainnya. Jaksa menuduh mereka menghasut unjuk rasa untuk menggulingkan pemerintah.

Advertisement

Eksekutif Direktur Komisi HAM dan Kebebasan Mesir, Mohamed Lotfy mengatakan pada Jumat, Srour menolak didampingi penasihat hukum selama putaran pertama interogasi. Kelompok Lofti telah aktif membela mereka yang ditangkap pemerintah.

Srour tinggal di luar negeri sejak 2016.

Dalam beberapa tahun terakhir, pria 24 tahun yang juga seorang aktor tersebut mulai terkenal di YouTube dengan video satir yang menarik jutaan penonton.

Advertisement

Musim gugur lalu, ia mengunggah sebuah video berjudul "Cukup Sisi" di mana ia mendukung seruan yang dibuat oleh pengusaha Mesir yang diasingkan Mohamed Ali untuk bangkit melawan presiden. Dalam video itu, Srour memainkan peran sebagai ayah dan seorang pria muda yang mendiskusikan keadaan negara.

Dengan jumlah pelanggan (subscriber) 5,6 juta, video Srour mendapat perhatian luas.

Mohamed Ali, seorang kontraktor yang mengklaim pernah bekerja di dunia militer selama bertahun-tahun, menuding Sisi menyalahgunakan uang rakyat untuk membangun istana presiden. Pengusaha yang diasingkan itu telah dijatuhi hukuman lima tahun penjara in absentia.

Setelah seruan Ali untuk unjuk rasa, ratusan warga Mesir turun ke jalan pada akhir September dalam sebuah demonstrasi yang jarang terjadi. Sejak saat itu, pihak berwenang menangkap ribuan orang dan ratusan orang lainnya telah dibebaskan.

Sejak menjadi presiden, Sisi telah menangkap ribuan orang yang berbeda pendapat dengan pemerintah.

Awal pekan ini, pengadilan tinggi militer Mesir menjatuhkan hukuman lima tahun penjara terhadap seorang penerbit yang dihukum karena menyebarkan berita palsu dan mengungkap rahasia negara dalam pengadilan militer tahun lalu, menurut media dan pengacara HAM pro-pemerintah.

Khaled Lotfi ditangkap pada April 2018 setelah rumah penerbitannya mulai menjual terjemahan bahasa Arab sebuah buku karya akademisi Israel yang mengklaim bahwa seorang pembantu utama mendiang Presiden Anwar Sadat bekerja sama dengan dinas intelijen Israel dalam persiapan menuju Perang Israel-Mesir tahun 1973.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.