LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

WHO Peringatkan Risiko Covid-19 Varian Omicron Masih "Sangat Tinggi"

Varian Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan Hong Kong pada akhir November. Sejumlah negara langsung merespons dengan menutup perbatasan mereka untuk pendatang dari kawasan Afrika selatan. Kini Omicron telah menyebar ke berbagai negara.

2021-12-29 18:08:00
varian omicron
Advertisement

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pada Rabu, risiko Covid-19 varian Omicron yang menyebar dengan cepat masih "sangat tinggi"

"Risiko keseluruhan berkaitan dengan varian baru Omicron yang mengkhawatirkan masih sangat tinggi," jelas lembaga PBB tersebut dalam laporan pembaruan epidemiologi Covid mingguan , dikutip dari laman Al Arabiya, Rabu (29/12).

Dalam laporan tersebut disebutkan, bukti yang konsisten menunjukkan varian Omicron memiliki keunggulan pertumbuhan dibandingkan varian Delta dengan waktu berkembang biak dua hingga tiga hari.

Advertisement

"Peningkatan pesat dalam kejadian kasus terlihat di sejumlah negara," jelas WHO.

Varian Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan Hong Kong pada akhir November. Sejumlah negara langsung merespons dengan menutup perbatasan mereka untuk pendatang dari kawasan Afrika selatan. Kini Omicron telah menyebar ke berbagai negara.

Pada 15 Desember, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghenreyesus mengatakan varian Omicron dilaporkan sudah menyebar ke 77 negara dan kemungkinan sudah ada di seluruh bagian dunia. Tedros juga meminta warga dunia tidak menganggap enteng varian Omicron yang dikatakan hanya menimbulkan gejala ringan.

Advertisement

"Omicron menyebar dengan kecepatan yang belum pernah dilihat pada varian sebelumnya," ujar Tedros dalam jumpa pers virtual, seperti dilansir laman Reuters, Rabu (15/12).

"Meski jika Omicron menyebabkan sakit yang tidak lebih parah, namun jumlah kasusnya bisa membuat sistem kesehatan kewalahan."

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.