Wartawan peraih Pulitzer ini justru mencoreng jurnalisme
Janet Leslie Cooke mengarang tokoh utama dalam artikel berjudul Dunia Jimmy.
Meraih Pulitzer menjadi impian bagi setiap wartawan. Namun tidak sedikit dari mereka menjadi pemenang dengan cara-cara tidak baik, termasuk Janet Leslie Cooke.
Peraih Pulitzer pada 1981 ini dituduh telah membuat berita bohong. Kala itu, Janet menulis sebuah artikel berjudul 'Dunia Jimmy' dan telah dimuat di halaman depan surat kabar the Washington Post pada 28 September 1980.
Janet menulis tentang anak delapan tahun kecanduan heroin. Dia menggambarkan dengan baik kondisi tubuh pecandu cilik itu, di mana terdapat bintik-bintik bekas tusukan jarum suntik menghiasai tangannya.
Tulisan perempuan kelahiran 1954 itu menarik simpati para pembaca, termasuk Wali Kota Washington D.C. Marion Barry. Barry dan pejabat setempat lantas menggalang polisi buat mencari bocah malang itu. Karena tidak ditemukan, banyak pihak menuding tokoh Jimmy di artikel itu palsu.
"Cerita itu telah dimanipulasi Janet yang saat itu berusia 26 tahun dan membuat dia mendapatkan Pulitzer. Karir Janet akhirnya terhenti dan the Post mendapat pukulan telak atas kejadian itu," tulis Annys Shin, juga penulis di Washington Post, Oktober dua tahun lalu.
Janet kemudian berhenti dan mengembalikan Pulitzernya. Dalam sebuah acara televisi tiga dekade lalu, dia mengakui terpaksa curang karena suasana dan tekanan kerja.
Dia mengatakan ide cerita dalam cerita 'Dunia Jimmy' sebetulnya sudah dia dapatkan, tapi dia tidak mampu mendapatkan bocah seperti Jimmy. Dia kemudian mengarang cerita mengenai anak itu untuk memuaskan editornya.
The Washington Post merupakan surat kabar terkenal di Amerika Serikat. Sejak didirikan pada 1877, mereka telah meraih 47 Pulitzer.(mdk/fas)