LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Warganya tewas di Mina nyaris 500 orang, Iran terus kecam Saudi

Negeri Mullah makin geram karena jenazah warga mereka tak kunjung teridentifikasi, yang hilang masih banyak

2015-10-01 17:33:30
Tragedi Mina
Advertisement

Seminggu berlalu sejak tragedi Mina, korban tewas dari Iran bertambah dua kali lipat dari yang semula sekitar 240 jemaah, kini mencapai 464 orang. Terus meningkatnya jumlah korban membuat pemerintah Iran kembali melontarkan kecaman terhadap Arab Saudi sebagai pengelola ibadah haji.

"Kami benar-benar kecewa pada Saudi. Sudah tujuh hari dan mereka belum menemukan korban hilang. Jenazah pun belum diidentifikasi," ujar Kepala Pusat Medis Iran, Ali Marashi, kepada media lokal, yang dikutip oleh kantor berita AFP, Kamis (1/10).

Pemimpin spiritual tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, juga menyebutkan Saudi lambat dalam menangani korban tragedi MIna. Selain itu, dia juga mengatakan, jika Saudi tidak segera memulangkan jenazah korban tragedi haji pekan lalu, Iran bakal mengambil sikap tegas.

Advertisement

"Pemerintah Saudi gagal melaksanakan tugas mereka," ucap dia.

Kantor berita Iran IRNA mengatakan, Menteri Kesehatan Iran, Hassan Hashemi menegaskan pihaknya telah menjalin kesepakatan dengan Arab Saudi untuk segera memulangkan jenazah para haji korban tragedi MIna.

"Iran akan menjadi negara pertama yang menerima tubuh dan memulangkan mereka (jenazah),"seru Hashemi.

Advertisement

Tragedi Mina kembali terjadi pekan lalu. Para jemaah haji dari berbagai negara di dunia berdesak-desakkan kala itu untuk melakukan prosesi lempar jumrah, akibatnya banyak haji yang terinjak dan wafat lantaran kehabisan napas.

Hingga saat ini diperkirakan lebih dari 1.100 orang tewas dalam insiden tragis tersebut.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.