LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Warga Sacramento digegerkan nacho beracun, satu orang tewas

Racun berasal dari saus keju tercemar bakteri Clostridium Botulinum.

2017-05-24 14:16:30
Keracunan Makanan
Advertisement

Penduduk Kota Sacramento, Negara Bagian California, Amerika Serikat dibuat geger gara-gara saus keju. Sebab, saus dipakai buat bumbu nacho, sejenis keripik, itu telah terkontaminasi racun.

Nacho disiram saus keju itu dijual di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum setempat dan terbukti positif mengandung racun menyebabkan penyakit mematikan. Akibatnya, satu orang warga tewas sementara sembilan lainnya dirawat usai menyantapnya.

"Saus keju itu positif mengandung toksin yang berasal dari bakteri penyebab penyakit Botulisme," demikian pernyataan yang dikeluarkan Departemen Kesehatan Masyarakat California (CDPH), seperti dilansir dari laman CNN, Rabu (24/5).

Botulisme merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh racun saraf dari bakteri bernama Clostridium Botulinum. Gejala penyakit meliputi penglihatan kabur, pembengkakan kelopak mata, kesulitan bicara, hingga kelumpuhan saraf. Dalam beberapa kasus, penyakit ini juga bisa menyebabkan kematian.

Kakak dari salah satu korban yang kini masih dirawat di rumah sakit mengatakan saudara perempuannya tidak bisa bicara usai memakan nacho disiram saus keju itu.

"Telepon saya berbunyi lalu saat saya mengangkatnya, dia tidak bisa mengatakan sepatah kata pun. Saat itu saya sangat takut kakak saya bisa mati," ceritanya.

Masyarakat setempat kini menuntut restoran cepat saji itu ditutup karena membawa dampak buruk. Namun, CDPH telah menjamin hal tidak berbahaya mengingat penjualan makanan itu sudah dihentikan.

Kini, restoran di pom bensin itu sudah kembali beroperasi setelah CDPH melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kebersihan restoran, serta menyita bahan makanan yang sudah terpapar racun.

"Meskipun masih banyak pertanyaan belum terjawab terkait penyakit ini, namun penting bagi kita untuk selalu waspada terhadap kebersihan pangan yang akan kita konsumsi," tandas perwakilan CDPH.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.