Warga Palestina renovasi gereja tempat kelahiran Yesus
Gereja itu dibangun oleh Santo Helena pada abad keempat di lokasi ketika Yesus dilahirkan.
Setelah dua tahun pengerjaan, para ahli akhirnya dapat menyelesaikan proyek restorasi gereja suci di tempat kelahiran Yesus di Bethlehem. Luar biasanya, proyek ini digarap oleh warga Palestina dan dipimpin oleh ahli berskala internasional.
Proyek ini adalah restorasi besar-besaran dari simbol gereja dalam 600 tahun terakhir. Pembersihan dari debu yang tertimbun selama berabad-abad akhirnya dapat memancarkan kembali ukiran jendela bergambar para tentara salib. Perbaikan struktur bangunan mulai dari atap yang rapuh dan jendela telah selesai, memunculkan harta karun seni yang anggun.
Meski Palestina diketahui mayoritas beragama Islam, namun mereka beranggapan bila gereja ini adalah nilai sejarah yang harus dilestarikan. Sang Presiden, Mahmud Abbas juga mendukung proyek restorasi ini, seperti dikutip dari laman The New Indian Express, Rabu (16/2).
Gereja Nativity terletak di Tepi Barat, Kota Bethlehem, dibangun oleh Santo Helena pada abad ke empat di lokasi ketika Perawan Maria melahirkan putra bernama Yesus.
Baca juga:
Pohon maut ini sempat jadi saksi bisu kebrutalan rezim Khmer Merah
Hikayat Ibnu Battuta, penjelajah muslim paling terkenal
Belville, Keluarga penjual waktu paling akurat di London
Kenapa hampir setiap kota di Jawa punya pecinan?
Mengapa 14 Februari dirayakan sebagai hari kasih sayang?