LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Warga AS ramai-ramai sumbang uang bangun masjid yang dibakar

Warga AS ramai-ramai sumbang uang bangun masjid yang dibakar. Komunitas muslim Texas membuka donasi secara daring melalui situs GoFundMe. Dalam waktu 24 jam, telah didapat dana lebih dari USD 600.000 (setara Rp 8 miliar) dari target USD 850.000 (setara Rp 11.3 triliun).

2017-01-31 13:56:57
Amerika Serikat
Advertisement

Selang sepekan usai Donald Trump dilantik jadi Presiden Amerika Serikat, sebuah masjid di Pusat Islam Victoria, Texas dilalap api. Tidak diketahui penyebab datangnya api, namun beruntungnya tidak ada korban jiwa atau terluka akibat insiden ini.

Meski demikian, bangunan masjid tersebut tetap habis tak terisisa. Oleh karenanya, komunitas muslim Texas membuka donasi secara daring melalui situs GoFundMe untuk membangun kembali masjid tersebut.

Setelah layanan donasi dibuka, warga AS beramai-ramai memberikan sumbangan. Bahkan, dalam waktu 24 jam, telah didapat dana lebih dari USD 600.000 (setara Rp 8 miliar) dari target USD 850.000 (setara Rp 11.3 triliun).

Advertisement

Menanggapi hal ini, Presiden Islamic Centre, Shahid Hashmi menyampaikan rasa terima kasih kepada warga AS yang telah membantu.

"Ini benar-benar luar biasa. Kami sangat berterima kasih. Orang muslim yang berada di Houston dan Dallas empat jam jauhnya dari lokasi kami ikut menunjukkan kepedulian. Ini benar-benar menghangatkan hati. Semuanya sangat baik," kata Hashmi seperti dilansir dari laman Raw Story, Selasa (31/1).

Pada kesempatan tersebut, Hashmi mengatakan bahwa dirinya berharap pelaku pembakaran segera ditemukan. Namun dia juga berharap pelaku bukanlah seseorang yang memendam benci terhadap Islam.

Advertisement

"Saya berharap ini bukan kejahatan rasial," tutur Hashmi.

Meskipun masih belum jelas apakah masjid dibakar dengan sengaja, John Esposito dari Bridge Initiative, sebuah proyek penelitian tentang studi akademis Islamophobia, menjelaskan bahwa kejahatan kebencian meningkat sejak pelantikan Trump.

"Beberapa kejahatan rasial menargetkan muslim tampaknya terinspirasi dari presiden baru. Berdasarkan angka kejahatan rasial yang diperoleh, meski tidak semuanya, orang-orang tersebut menggunakan kata-kata Trump sebagai pembelaan," ungkap Esposito.Warga AS ramai2 sumbang uang bangun masjid yg dibakar

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.