Warga AS dibebaskan setelah ditahan dua tahun di Venezuela
Seorang warga Amerika Serikat dibebaskan oleh pemerintah Venezuela setelah ditahan selama dua tahun. Josh Holt ditahan tanpa peradilan oleh pihak berwenang Venezuela sejak 2016 atas tuduhan menyembunyikan senjata.
Seorang warga Amerika Serikat dibebaskan oleh pemerintah Venezuela setelah ditahan selama dua tahun. Josh Holt ditahan tanpa peradilan oleh pihak berwenang Venezuela sejak 2016 atas tuduhan menyembunyikan senjata.
Pembebasan ini dilakukan atas perintah Presiden Nicolas Maduro setelah Senator AS Bob Corker melakukan pembicaraan dengannya di Caracas pada Jumat (25/5) lalu.
Kepulangan Holt bersama sang istri kemarin ke AS mendapat reaksi hangat dari Presiden AS Donald Trump. Bahkan keduanya pun disambut oleh Trump di Gedung Putih.
Pada kesempatan tersebut Trump juga memuji Holt karena sudah sangat berani bertahan selama menjalani masa tahanan.
"Sungguh menakjubkan bahwa Anda dapat menerima situasi sulit itu. Sangat berani," ujar Trump saat bertemu dengan Holt dan kedua orangtuanya di Ruang Oval, Gedung Putih sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (27/5).
Holt sendiri mengaku telah melakukan berbagai upaya agar bisa dibebaskan. Dia juga sempat menyerah karena melewati masa-masa sulit selama ditahan.
Sebagaimana diketahui, Holt merupakan seorang misionaris Mormon asal Utah yang bepergian ke Caracas pada Juni 2016 untuk menikahi kekasihnya, Thamy Candelo. Rencananya, setelah menikah Holt akan memboyong istri dan anak-anak ke AS.
Namun saat sedang menunggu visa keluar, Holt tiba-tiba saja ditahan oleh pihak berwenang setempat.
Baca juga:
Presiden Korsel tegaskan KTT Korut-AS akan berjalan sesuai rencana
Mike Pompeo tuduh Pakistan beri perlakukan buruk diplomat AS
AS beri sanksi maskapai penerbangan yang digunakan Presiden Iran
Apa yang akan terjadi usai Trump batalkan pertemuan dengan Kim Jong-un?
Usai batalkan pertemuan, Trump sebut 12 Juni masih mungkin jumpa Kim Jong-un
Begini tanggapan Putin atas batalnya pertemuan Trump dan Kim Jong-un