LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Walau harapan tipis, Sarkozy yakin menang

Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: Kandidat Partai Sosialis Francois Hollande lebih dijagokan menurut hasil jajak pendapat.

2012-05-05 18:00:00
Prancis
Advertisement

Jelang pemilihan presiden Prancis putaran kedua esok hari, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy tetap optimis dia bisa meraih kemenangan walau kalah favorit dari lawannya, Francois Hollande, lewat hasil jajak pendapat.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (5/5), hasil jajak pendapat yang dilakukan Ipsos dan BVA memperlihatkan kandidat presiden dari Partai Sosialis Francois Hollande difavoritkan memenangi pemilihan dengan meraup 52,5 persen. Sementara calon incumbent Nicolas Sarkozy hanya meraih 47,5.

Hasil lembaga survei CSA dan Harris Interactive juga memperlihatkan kesamaan. Malah Hollande meraup 53 persen dan Sarkozy hanya 47 persen. Jaraknya sangat tipis.

Advertisement

Nicolas Sarkozy kalah dalam putaran pertama pemilihan presiden Prancis pada tanggal 22 Maret. Pemimpin Partai Persatuan Gerakan Rakyat (UMP) itu menempati peringkat kedua dengan 36 persen suara. Sementara Francois Hollande ada di urutan puncak dengan meraup 29 persen.

Hollande dan Sarkozy, sama-sama berusia 57 tahun, akan berhadapan pada putaran kedua Ahad esok dan hasilnya menentukan siapa akan memimpin negara terkuat kelima di dunia itu.

Masyarakat Prancis kebanyakan mengecam sikap Sarkozy lantaran dianggap menjadi dalang terpuruknya ekonomi dan meningkatnya angka pengangguran di negara itu dalam 12 tahun terakhir. Pernikahan dia dengan mantan model Carla Bruni juga dipandang hanya untuk mendongkrak popularitas semata.

Advertisement

Hollande dalam kampanyenya menjanjikan tidak akan memotong anggaran belanja negara dan akan mengenakan pajak lebih tinggi untuk orang-orang berpenghasilan di atas rata-rata.

Sarkozy sudah menjabat presiden Prancis sejak 2007. Dia adalah presiden ke-23 di Negeri Eiffel itu.(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.