[Video] Baling-baling copot di udara, pilot ini masih bisa mendarat
[Video] Baling-baling copot di udara, pilot ini masih bisa mendarat. Peristiwa ini terjadi di New York, Amerika Serikat. Si pilot berhasil mendaratkan pesawatnya dengan selamat meski baling-balingnya rusak lalu copot di udara. Semua kejadian itu terekam kamera di atas kepala si pilot.
Seorang pilot pesawat kecil Rans S-10 di Camillus, New York, Amerika Serikat, mengalami kejadian tak terduga ketika sedang terbang. Baling-baling pesawat yang dikemudikannya rusak lalu copot di udara.
Russia Today melaporkan, Kamis (29/9), semua peristiwa itu terekam kamera di atas kepala pilot bernama Mark Penell. Meski baling-balingnya rusak dan dia hanya mampu mengendalikan pesawatnya lewat tuas yang sudah kehilangan tenaga, Penell terlihat masih tenang dan terkendali.
Menghadapi situasi semacam itu pasti bukan hal mudah bagi siapa pun. Pennel kemudian mengendalikan pesawatnya untuk bertahan melayang di udara dan mengarahkannya ke landasan tempat dia akan mendarat.
Setelah beberapa menit melayang di udara tanpa tenaga, dia akhirnya berhasil mendaratkan pesawatnya dengan mulus.
Pennel kemudian terlihat keluar dari kokpit pesawat dan memeriksa keadaan bagian depan pesawatnya yang kini sudah tanpa baling-baling.
Meski kejadian itu terjadi pada Mei 2014 tapi video peristiwa itu baru diunggah ke situs berbagi video LiveLeak dan menjadi viral.
Sejumlah netizen mengomentari pengendalian diri Penell yang begitu mengesankan dalam menghadapi situasi genting macam itu.
"Meski kita tahu Anda pasti ketakutan, tapi Anda tidak memperlihatkannya. Sungguh hebat cara Anda mengatasinya," ujar seorang netizen.
"Kalau saya di posisi Anda, saya pasti sudah menangis meraung-raung," kata yang lain.
Berikut videonya:
Baca juga:
Pesawat penuh asap, pilot matikan mesin di udara
Telat sampai bandara, wanita ini nekat cegat pesawat di landasan
Tak sudi dipecat, pekerja maskapai bawa alat berat hancurkan pesawat
[Video] Aksi heroik pilot mendaratkan pesawat tanpa roda depan
[Video] Melihat lebih dekat pesawat siluman tercanggih milik Amerika