LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Vatikan Konfirmasi Paus Fransiskus Hanya Sakit Flu, Bukan Terinfeksi Virus Corona

Vatikan mengonfirmasi bahwa Paus Fransiskus sakit flu biasa, bukan terinfeksi virus corona.

2020-03-05 13:05:00
Vatikan
Advertisement

Vatikan mengonfirmasi bahwa Paus Fransiskus sakit flu biasa, bukan terinfeksi virus corona. Paus Fransiskus sempat diisukan terinfeksi virus corona karena sempat terlihat batuk-batuk saat menyampaikan ceramah pada Minggu pekan lalu.

Pekan lalu, Paus diberitakan sakit dan menunda sejumlah kegiatan ibadah. Kemudian pekan ini, Paus Fransiskus menyampaikan kepada jemaat yang berkumpul dalam ibadah Minggu, dia akan membatalkan kehadirannya dalam retret spiritual selama sepekan di pedesaan Roma.

Ini adalah pertama kalinya sejak tujuh tahun menjabat kepausan, Paus Fransiskus membatalkan kegiatan spiritualnya.

Advertisement

Pada Selasa, surat kabar Il Messaggero melaporkan paus dinyatakan negatif virus corona. Demikian dikutip dari laman ABC Australia, Kamis (5/3).

Juru bicara Vatikan, Matteo Bruni tidak mengonfirmasi atau menyangkal laporan tersebut, tapi menegaskan Paus Fransiskus didiagnosa flu. Dia juga menyebut tak ada gejala yang ditunjukkan terkait dengan penyakit lain.

Advertisement

Paus yang berusia 83 tahun itu secara umum kondisi kesehatannya baik, tapi dia pernah kehilangan sebagian paru-parunya karena penyakit pernapasan ketika masih muda.

Kantor media Vatikan mengatakan Paus akan tetap bertugas dari kediamannya di Hotel Santa Marta dan menerima orang-orang dalam pertemuan tertutup.

Sebelumnya Vatikan menjelaskan kondisi Paus sebagai sakit ringan namun tanpa memberikan rincian.

Italia saat ini berada di tengah kedaruratan wabah virus corona, dimana lebih dari 2.500 kasus corona terkonfirmasi dan 79 kematian. Italia adalah negara terparah di Eropa yang terjangkit wabah ini.

Biro Perlindungan Sipil Italia mengatakan 27 orang meninggal dalam waktu 24 jam, terbanyak di wilayah Lombardy dan Veneto, berjarak 500 kilometer dari Vatikan.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.