Vaksin Sinovac Dilaporkan Cukup Ampuh dalam Uji Coba di Brasil
Menurut WSJ, hasil uji klinis di Brazil menempatkan CoronaVac di atas 50 persen ambang batas yang dinilai perlu untuk melindungi manusia oleh para ilmuwan internasional.
Vaksin COVID-19 buatan Sinovac Biotech China terlihat ampuh dalam uji klinis tahap akhir di Brazil, menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) pada Senin (21/12), mengutip sumber yang terlibat dalam pengembangan vaksin tersebut.
Calon vaksin Sinovac dan AstraZeneca mungkin akan siap digunakan di Brazil pada pertengahan Februari, berdasarkan keterangan menteri kesehatan pekan lalu.
Brazil merupakan negara pertama di dunia yang merampungkan uji klinis tahap akhir vaksin buatan Sinovac, CoronaVac, yang juga diujicobakan di Indonesia dan Turki, lapor WSJ.
Dilansir dari Antara mengutip Reuters, Selasa (22/12), Institut Butantan di Negara Bagian Sao Paulo sedang menggelar uji klinis tahap akhir CoronaVac di Brazil.
Menurut WSJ, hasil uji klinis di Brazil menempatkan CoronaVac di atas 50 persen ambang batas yang dinilai perlu untuk melindungi manusia oleh para ilmuwan internasional.
Butantan akan mengumumkan tingkat efisiensi CoronaVac pada Rabu, lanjut WSJ.
Institut Butantan maupun Sinovac tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk berkomentar.
Baca juga:
CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Sinovac Paling Lemah? Simak Penjelasannya
Fakta Vaksin Covid-19 di Indonesia, dari Efektivitas hingga Distribusinya
Presiden Jokowi Janji Berikan Vaksin Covid-19 Secara Gratis Mulai Awal 2021
China Targetkan Vaksinasi 50 Juta Orang Sebelum Warganya Mudik Tahun Baru Imlek
Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dan Mengupas Harga Vaksin Dunia
Di China, Vaksin Buatan Sinopharm dan Sinovac Dihargai Rp433.000 per dosis
Masyarakat Diminta Tidak Memilih Vaksin Covid-19 Berdasarkan Merek