Vaksin ampuh Ebola mulai diuji coba di Afrika
Sekitar lebih dari 11.000 orang tewas akibat virus tersebut.
Vaksin eksperimental Ebola yang dikabarkan sangat ampuh melawan penyakit ini, kini sedang dalam tahap uji coba di Guinea, Afrika Barat. Vaksin ini diharapkan bisa mematikan virus Ebola yang meresahkan warga Benua Hitam tersebut.
Walaupun sudah dinyatakan ampuh melawan Ebola, sebuah badan internasional di bidang pemantauan data dan keamanan meminta uji coba harus terus dilakukan. Hal ini berfungsi untuk menyempurnakan vaksin tersebut.
"Hasil awal dari vaksin ini sangat menarik dan menjanjikan. Jika mereka melegalkan dan mematenkan vaksin tersebut, maka kita dapat memusnahkan wabah Ebola ini," ujar Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, dr. Margaret Chan, seperti dilansir dari Daily Mail, Sabtu (1/8).
Vaksin ini terbukti ampuh dalam percobaan kepada manusia di Guinea beberapa waktu silam. Guinea merupakan negara di Afrika Barat yang paling banyak terkena dampak virus Ebola ini.
Tercatat, sekitar lebih dari 11.000 orang tewas akibat virus tersebut. Virus ini mulai merebak di dunia lewat kawasan hutan Guinea pada Desember 2013.
Lebih dari 99 persen dari kematian akibat virus Ebola berada di tiga negara Afrika Barat, yakni Guinea, Sierra Leone, dan Liberia.