LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Uzbekistan ingin fasilitasi pembicaraan damai antara Afghanistan dan Taliban

Bulan lalu, Ghani menawarkan pengakuan terhadap Taliban sebagai kelompok politik yang sah sebagai bagian dari proses politik yang diusulkan.

2018-03-28 14:36:47
uzbekistan
Advertisement

Uzbekistan menawarkan diri menjadi tuan rumah dalam pembicaraan damai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban. "Kami siap untuk semua kondisi yang diperlukan, pada setiap tahap proses perdamaian, untuk mengatur pembicaraan antara pemerintah Afghanistan dan Taliban di Uzbekistan," ujar Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev dalam sebuah mengatakan pada konferensi di Tashkent yang dihadiri oleh Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

Kepala urusan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini dan sejumlah menteri luar negeri termasuk Rusia dan Turki, juga menghadiri konferensi itu, tetapi tidak ada perwakilan Taliban.

Bulan lalu, Ghani menawarkan pengakuan terhadap Taliban sebagai kelompok politik yang sah sebagai bagian dari proses politik yang diusulkan. Dia mengulangi tawaran itu pada hari Selasa waktu setempat, mengatakan akan 'membiarkan surat suara menggantikan peluru'.

Advertisement

Sementara itu, Sekretaris Negara untuk Urusan Politik AS, Thomas Shannon memperingatkan bahwa jika Taliban menolak tawaran itu "mereka akan meninggalkan kita tanpa pilihan selain menentang mereka", ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (28/3).

Negara bekas Uni Soviet itu berusaha meningkatkan profil internasionalnya sebagai bagian dari kampanye Presiden Shavkat Mirziyoyev, salah satunya yaitu menarik investasi asing setelah beberapa dekade terisolasi dan stagnasi ekonomi.

Uzbekistan adalah negara mayoritas berpenduduk Muslim. Sebelum kepemimpinan diambil alih oleh Mirziyoyev dari tangan Presiden Islam Karimov pada 2016. Hubungan Uzbekistan dengan barat tidaklah harmonis karena kritik terhadap pelanggaran hak asasi manusia dalam pemerintahnya.

Advertisement

Usai berkuasa Mirziyoyev berjanji untuk lebih liberal dan meluncurkan kampanye diplomatik untuk membawa investasi asing dan meningkatkan perdagangan.

Baca juga:
Taliban klaim bertanggung jawab atas ledakan bom mobil di Kabul
AS siap beri Rp 68 miliar bagi siapa saja punya info keberadaan pemimpin Taliban
Kisah Bahadur, pahlawan Afghanistan yang rela mati demi taklukan bom Taliban
Ini jawaban dingin Taliban ketika diajak berdamai oleh pemerintah Afghanistan
Presiden Afghanistan tawarkan Taliban jadi partai politik
Presiden Afghanistan beri sinyal buka perundingan damai dengan para militan

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.