Uskup yang dituduh lakukan pelecehan terhadap Ariana Grande akhirnya minta maaf
"Aku memeluk semua artis wanita dan pria," ujarnya. "Semua yang di panggung, saya menjabat tangan mereka dan memeluk mereka. Itulah yang diajarkan di gereja, tentang cinta".
Seorang Uskup yang tampil bersama penyanyi Ariana Grande dalam upacara pemakaman Aretha Franklin di Greater Grace Temple, Jumat (31/8). Menyampaikan permintaan maafnya setelah viralnya tagar #RespectAriana sebagai respons atas dugaan pelecehan seksual yang diterima penyanyi asal AS tersebut.
Uskup Charles H. Ellis III dituduh telah melakukan tindakan pelecahan seksual dengan menyentuh bagian dada Ariana saat merangkulnya di atas pangging. Usai tampil menyanyikan lagu mendiang Aretha Franklin berjudul You Make Me Feel Like) A Natural Woman.
Uskup Ellis meminta maaf dengan mengatakan bahwa "Tidak akan pernah menjadi niat saya untuk menyentuh dada wanita mana saja... Saya tidak tahu, saya rasa saya merangkulnya. Mungkin saya melwati batas, mungkin saya terlalu ramah atau akrab tetapi, sekali lagi, saya minta maaf", dilansir dari Guardian, Minggu (2/9).
Dia mengatakan tak hanya Ariana, selama upacara pemakaman tersebut ia juga mencoba bersikap ramah dan memeluk semua pemain musik.
"Aku memeluk semua artis wanita dan pria," ujarnya. "Semua yang di panggung, saya menjabat tangan mereka dan memeluk mereka. Itulah yang diajarkan di gereja, tentang cinta".
"Saya pribadi dan dengan tulus meminta maaf kepada Ariana dan kepada para penggemarnya dan kepada seluruh komunitas Hispanik," kata Ellis.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak Ariana Grande terkait dugaan pelecehan dan permintaan maafUskup Ellis.
Baca juga:
Ariana Grande rilis single terbaru, ini tampilan gogglesnya
Ribuan orang banjiri konser amal Ariana Grande untuk Manchester
Ibu korban bom Manchester terpukul setelah tahu anaknya tewas
Terduga pelaku bom Manchester dikenal santun dan saleh
Salman Abedi diduga pelaku bom bunuh diri di Manchester
Toure beri sumbangan Korban bom Manchester