Usai serangan bom di bandara, menteri perhubungan Belgia mundur
Serangan bom bunuh diri di bandara Brussels dan stasiun kereta akhir bulan lalu menewaskan 32 orang.
Perdana Menteri Belgia Charles Michel usai rapat kabinet mengatakan Menteri Perhubungan Jacqueline Galant mengajukan pengunduran diri kepada raja dan sudah diterima.
Galant mendapat banyak kecaman setelah bocoran laporan Uni Eropa tentang lemahnya keamanan di bandara Belgia beredar di media, seperti dilansir situs France24.com, Jumat (15/4).
Dua militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) meledakkan diri mereka di aula keberangkatan di banda Zaventem, Brussels 22 Maret lalu. Selang satu jam kemudian bom meledak di stasiun kereta hingga total kedua insiden itu menewaskan 32 orang.
Laporan Uni Eropa tahun lalu mengatakan Belgia masih banyak kekurangan dalam soal keamanan bandara.
Galant sebelumnya sempat membantah dia sudah diperingatkan soal laporan itu. Namun seorang pejabat tinggi Belgia mengatakan dia sudah memberitahu Galant soal laporan Uni Eropa itu.
Galant juga bertanggung jawab atas unjuk rasa mogok kerja pekerja bandara yang membuat ratusan penerbangan dibatalkan.
Baca juga:
Momen penangkapan otak Teror Paris oleh polisi Belgia
ISIS targetkan serangan bom saat pertandingan Euro 2016
Pria Yahudi korban Bom Brussels minta publik tak membenci Islam
Akhirnya mau bocorkan rencana ISIS, dalang Teror Paris diekstradisi