LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Usai dubes ditembak, penjagaan Kedubes Rusia di Indonesia diperketat

Usai dubes ditembak, penjagaan Kedubes Rusia di Indonesia diperketat. Presiden Vladimir Putin meminta Kementerian Luar Negeri Rusia memperketat penjagaan di seluruh misi diplomatik yang tersebar ke seantero jagat. Arahan Putin tersebut dikeluarkan kemarin.

2016-12-21 16:47:15
Rusia
Advertisement

Penjagaan keamanan Kedutaan Besar Rusia di Indonesia diperketat. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Vladimir Putin yang meminta Kementerian Luar Negeri Rusia memperketat penjagaan di seluruh misi diplomatik yang tersebar ke seantero jagat.

Arahan Putin tersebut dikeluarkan kemarin, menyusul terjadinya penembakan yang menewaskan Duta Besar Rusia untuk Turki Andrey Karlov saat sedang menjalankan tugas sebagai diplomat.

"Kemarin, usai tragedi yang menimpa Karlov, Presiden Putin telah memerintahkan untuk meningkatkan keamanan di seluruh kedutaan. Alasannya jelas, kolega kami dibunuh teroris," kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu (21/12).

Galuzin menyebutkan, meski keamanan diperketat namun seluruh Kedubes Rusia di dunia tetap dibuka, termasuk yang ada di Indonesia. Dia menjelaskan untuk memperketat pengamanan di kantornya, pihak Kedubes Rusia bekerja sama dengan otoritas keamanan di Indonesia.

"Kami tetap mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi keamanan bagi Kedubes kami dan fasilitas kami yang ada di Jakarta. Kedutaan kita tetap dibuka, dan meski diperketat penjagaannya, kami tetap bekerja sama erat dengan otoritas keamanan Indonesia," ucapnya.

Galuzin mengatakan, tindakan teroris yang menimpa Karlov tidak bisa menakut-nakuti Rusia dalam memerangi kejahatan terorisme internasional.

"Teroris ingin menakut-nakuti kami untuk menjegal keterbukaan Rusia di Indonesia, namun usaha ini akan gagal karena kami tidak takut," tegasnya.

Dubes Andrey Karlov tewas ditembak saat tengah berpidato dalam acara pameran foto di sebuah galeri seni di Turki. Penembaknya diketahui berprofesi sebagai polisi anti huru hara Turki.(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.