Uni Emirat Arab bakal larang toko jualan rokok selama 24 jam
Ini dilakukan menyambut hari tanpa tembakau sedunia besok.
Kota Dubai di Uni Emirat Arab memperingatkan seluruh pemilik toko dan gerai tidak menjual rokok maupun olahan tembakau lainnya besok. Ini memperingati hari tanpa tembakau sejagat.
Situs emirates247.com melaporkan, Kamis (30/5), peringatan dalam bentuk poster ini telah ditempelkan di pelbagai toko grosir. Mereka dilarang menjual rokok selama 24 jam.
Selain itu pejabat berwenang Dubai juga menghimbau warga ikut berpartisipasi mengurangi dampak buruk dari asap rokok. "Dubai menyerukan masyarakat bekerja sama mencerminkan wajah kota yang beradab dan komitmen untuk selalu memberi perlindungan pada kesehatan dan keselamatan," tulis poster itu.
Negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencanangkan hari tanpa tembakau sejak 1987. Dalam dua dekade peringatan itu disambut antusias maupun penolakan dari pelbagai kalangan. Mulai organisasi kesehatan masyarakat, perokok, petani, hingga industri tembakau.
Pemerintah Emirat telah mengeluarkan beleid soal pengendalian tembakau dan larangannya menghisap rokok di muka umum. Selama 20 tahun penikmat rokok di negara ini malah bertambah yakni sekitar 17,1 persen pada 2010 setelah tahun sebelumnya hanya 14,9 persen.
(mdk/din)