Ulama Saudi larang warga pergi ke luar negeri
Dia berfatwa siapa pun yang meninggal di tanah kafir akan masuk neraka.
Abdullah al-Suwailem, ulama Arab Saudi yang mengeluarkan fatwa melarang warga bepergian ke luar negeri mendapat banyak kecaman akibat pernyataannya itu. Seorang penulis kolom di Saudi bahkan menyebut dia seorang bakteri ekstremis.
Suwailem adalah ulama yang ditugaskan dalam program merehabilitasi anggota al-Qaidah di dalam penjara. Dia berfatwa siapa pun yang meninggal di tanah kafir akan masuk neraka. Fatwanya itu dimuat di surat kabar bermarkas di London, al-Hayat, pekan lalu, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (6/5).
"Bepergian ke luar negeri dilarang menurut syariat, kecuali dalam keadaan darurat dan dengan beberapa persyaratan," kata dia.
Syarat pertama, kata dia, orang itu harus punya iman kuat supaya tidak jatuh pada nafsu.
"Siapa pun yang takut terjerumus ke dalam dosa, seperti mabuk-mabukkan, jangan pergi ke luar negeri kecuali darurat."
Suweilem menyatakan kepada koran al-Hayat, Tuhan tidak suka jika muslim berada di tengah-tengah orang kafir.
Dia juga mengatakan pergi ke luar negeri buat menuntut ilmu di negeri kafir seharusnya tidak dilakukan.
"Pergi ke tanah kafir untuk urusan bisnis dan sekolah adalah dilarang, kecuali dalam keadaan sangat darurat," kata dia.
Baca juga:
Saat Flu Unta mendunia
Pria Saudi masih lanjutkan pendidikan meski berumur 90 tahun
Satu pasien tertular Flu Unta meninggal di Riyadh
Virus Mers mewabah, pemerintah bentuk posko WNI di Arab Saudi
MERS telan korban tewas hingga 111 orang