Ulama Saudi dihujat gara-gara doanya untuk Trump
Padahal Trump sempat melarang orang-orang dari Timur Tengah datang ke Amerika Serikat.
Seratus hari kepemimpinan Donald Trump di Amerika Serikat masih menjadi sorotan. Sebab, kelakuan, ucapan, dan kebijakannya kerap membikin perdebatan.
Meski begitu, mungkin sosok Trump juga memikat banyak orang. Salah satunya adalah ulama Arab Saudi, Saad bin Ghoniem. Hanya saja, dia justru dihujat di media sosial lantaran cuitannya di Twitter.
"Ya Allah, Trump adalah salah satu umatmu. Engkau mengendalikan dia dan takdirnya. Perintahkan dia, dengan sukarela atau tidak, untuk menjadi pelayan umat Islam dan membinasakan musuh-musuhnya. Jauhkan kami dari niat jahatnya dan tuntun dia ke jalan yang lurus," tulis Saad, seperti dilansir dari laman middleeastmonitor.com, Selasa (9/5).
Gara-gara cuitan itu, Saad dicibir habis-habisan di dunia maya. Trump memang membikin beberapa pernyataan menggemparkan soal Islam dan pemeluknya. Namun, meski sempat menerapkan kebijakan imigrasi melarang orang-orang dari Timur Tengah dan Islam masuk ke Amerika Serikat, negara-negara di kawasan teluk justru menyambut hangat sosoknya.
Trump juga menyatakan pekan ini bakal melawat ke Timur Tengah, dan negara pertama dikunjunginya adalah Arab Saudi. Namun, itu juga karena ada kepentingan bisnis. Sebab, dia akan memastikan negosiasi penjualan senjata ke negara itu, ketimbang membahas agresi militer Saudi di Yaman.(mdk/ary)