LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Twitter hapus jaringan bot pendukung Saudi dalam kasus hilangnya Khashoggi

Twitter mendeteksi adanya sejumlah bot kemarin saat NBC News menampilkan ratusan akun dengan tweet dan retweet berisi cuitan pro-Saudi yang sama pada saat yang sama.

2018-10-19 22:28:15
Jamal Khashoggi
Advertisement

Twitter kemarin menghapus jaringan bot yang mendukung Arab Saudi dalam kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi dalam sepekan terakhir.

Twitter mendeteksi adanya sejumlah bot kemarin saat NBC News menampilkan ratusan akun dengan tweet dan retweet berisi cuitan pro-Saudi yang sama pada saat yang sama.

Dilansir dari laman NBC News, Jumat (19/10), Daftar ini dibuat oleh Josh Russell, seorang ahli teknologi informasi profesional yang berada di Indiana yang sebelumnya telah mengidentifikasi kampanye pengaruh asing di Twitter dan Reddit.

Advertisement

Seorang karyawan Twitter yang menolak diketahui identitasnya mengatakan perusahaannya mendeteksi operasi akun bot dan telah menangguhkan lebih banyak akun pro-Saudi sebelum mereka ketahuan oleh para peneliti.

Karyawan tersebut juga mengatakan bahwa akun-akun tersebut dihapus karena melanggar peraturan tentang spam, dan menyebutnya sebagai penghapusan operasi spam.

Twitter mengklaim telah bergerak menindak lanjuti bot jaringan serta membersihkan jutaan akun palsu.

Advertisement

Beberapa akun bot mengunggah tweet dengan tagar dalam bahasa Arab yang menjadi trending dunia pada hari Minggu. Tagar tersebut bila diterjemahkan berarti ‘#Kami_Semua_Percaya_Mohammad_Bin_Salman’.

Akun-akun bot selama satu pekan terakhir membuat pesan yang mengajak para pengguna Twitter untuk ragu mengenai berita yang melaporkan bahwa Khashoggi dibunuh di konsulat Saudi di Turki pada 2 Oktober.

Ben Nimmo, seorang senior di Laboratorium Forensik Digital Atlantic Council, yang melacak kesalahan informasi online, mengatakan bahwa cara pengoperasian bot itu memungkinkan mereka untuk 'tidak terlacak radar'. Hal ini menunjukkan bagaimana kelompok di balik bot Twitter itu telah beradaptasi untuk menghindari larangan.

"Mereka mengunggah hal yang sama pada waktu yang sama berulang-ulang, itu adalah jaringan bot," kata Nimmo, yang dilansir dari NBC News, Jumat, (19/10).

Baca juga:
Konferensi investasi di Saudi terancam sepi karena kasus hilangnya Jamal Khashoggi
Polisi Turki cari mayat Jamal Khashoggi di hutan
Jurnalis Indonesia kecam aksi pembunuhan Jamal Khashoggi di Kedubes Arab Saudi
Mike Pompeo diklaim sudah mendengar rekaman suara saat Jamal Khashoggi dibunuh
Donald Trump akhirnya akui Jamal Khashoggi tewas dibunuh
Indonesia berharap kasus Khashoggi terungkap

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.