LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Tujuh Warga Inggris Penerima Vaksin AstraZeneca Meninggal karena Penggumpalan Darah

Pada Sabtu, regulator kesehatan Inggris menyampaikan dari 30 orang yang mengalami penggumpalan darah setelah menerima vaksin Oxford-AstraZeneca, tujuh orang meninggal dunia.

2021-04-04 14:07:00
Vaksin AstraZeneca
Advertisement

Pada Sabtu, regulator kesehatan Inggris menyampaikan dari 30 orang yang mengalami penggumpalan darah setelah menerima vaksin Oxford-AstraZeneca, tujuh orang meninggal dunia. Hal ini disampaikan Badan Pengawas Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke AFP.

Saat mengumumkan 30 kasus penggumpalan darah pada Jumat, MHRA mengatakan “manfaat vaksin Covid-19 lebih besar dari risikonya” dan mendesak masyarakat tetap mau divaksinasi.

Sampai 24 Maret, ditemukan 22 laporan trombosis sinus vena serebral (CVST) dan delapan kejadian trombosis lainnya dengan trombosit rendah.

Advertisement

“Risiko mengalami jenis pembekuan darah khusus ini sangat kecil,” jelas MHRA, dilansir France 24, Minggu (4/4).

“Jumlah dan sifat dugaan reaksi merugikan yang dilaporkan sejauh ini tidak biasa dibandingkan dengan jenis lain dari vaksin yang digunakan secara rutin,” jelas pernyataan online MHRA pada 2 April.

Namun tidak ada laporan kasus serupa untuk vaksin Pfizer / BioNTech.

Advertisement

Pada Jumat, Belanda menjadi negara terbaru di Eropa yang menghentikan vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca untuk orang-orang di bawah usia 60 tahun di tengah kekhawatiran terkait dengan pembekuan darah yang langka.

Langkah itu dilakukan setelah lima kasus penggumpalan darah ditemukan pada perempuan berusia antara 25 dan 65 tahun, salah satunya meninggal.

Jerman juga mengambil keputusan yang sama awal pekan ini.

Badan Pengawas Obat Eropa (EMA), yang sebelumnya mengumumkan vaksin AstraZeneca aman, diperkirakan akan mengumumkan pedoman barunya terkait isu ini pada 7 April.

Pada Rabu, EMA kembali menyampaikan pihaknya meyakini vaksin aman dan para ahli tidak menemukan faktor risiko khusus seperti usia, jenis kelamin atau riwayat medis.

Baca juga:
Kemenkes: Pemberian AstraZeneca Masih Berjalan, Tidak Ditemukan KIPI Berat
Kemenkes Sebut Penyuntikan Vaksin AstraZeneca Tetap Dilanjutkan
Kejadian Ikutan Pascaimunisasi Vaksin AstraZeneca Termasuk Ringan
CEK FAKTA: Tidak Benar AstraZeneca Artinya Senjata yang Membunuh
Satgas Covid-19: KIPI dari AstraZeneca di Sulut Tergolong Ringan
Inggris Temukan 30 Kasus Pembekuan Darah Usai Penyuntikan Vaksin AstraZeneca
Tujuh Warga Inggris Penerima Vaksin AstraZeneca Meninggal karena Penggumpalan Darah

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.