LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Tsunami bawa jutaan ton sampah ke laut

Dampak dari tsunami memang luar biasa. Tidak hanya memakan korban jiwa dan materi, tapi juga sampah tsunami.

2012-03-11 09:09:54
pencemaran lingkungan
Advertisement

Setahun lalu, tsunami maha dahsyat menyapu Jepang. Amukan tsunami itu telah menghancurkan sebagian kota dan telah menewaskan ribuan orang di Jepang.

Kini satu tahun bencana itu telah berlalu. Tapi persoalan sampah yang pernah tersapu ke laut masih menjadi persoalan tersendiri. Diperkirakan sampah-sampah itu sebanyak 25 juta ton berada di Samudera Pasifik. Persoalan sampah kini menjadi perhatian banyak pihak.

Sebagain sampah yang tersapu dari darat itu hancur, namun sebagain lagi tidak bisa rusak meski satu tahun berada di air laut. "Sampah laut selalu menjadi masalah," kata Keeley Belva, juru bicara National Oceanic dan Atmospheric Administration seperti dilansir dari sfgate.com.

Sementara pejabat Jepang sebelumnya sudah memperkirakan bahwa tsunami tahun lalu telah menyeret 20.000.000-25.000.000 ton barang. Barang-barang itu bentuknya seperti mobil, botol, album foto dan lain-lain. Dan tahun lalu, barang-barang itu sebanyak 1.000.000-2.000.000 telah mengapung di pantai Jepang.

Dari jumlah itu, hanya 1 sampai 5 persen diperkirakan telah tersapu di Hawaii, Alaska, Kolombia, Washington, Oregon dan mungkin sampai California. Semua tergantung pada angin dan arus laut. Sedangkan sisanya masih berputar-putar selain wilayah di atas dan tersebar di seluruh pasifik.

Bahaya sampah laut

Selama ini, persoalan sampah di laut memang menjadi masalah tersendiri bagi setiap negara. Apalagi, sampah yang berasal dari terjadinya tsunami.

"Tapi masalah yang paling besar adalah sampah itu datang dari tempat sampah itu sendiri, namun kalau dampak dari tsunami itu hanya kecil," kata Nicholas Mallos, ahli biologi konservasi dan ahli sampah laut.

Banyaknya sampah yang berada di laut tentu saja membahayakan ekosistem dan penghuni laut itu sendiri. Apalagi kalau sampah itu terkumpul dalam jumlah besar. Akibatnya dapat membahayakan burung laut seperti elang laut, ikan, paus. Hewan-hewan itu bisa saja memakan sampah-sampah tersebut.

Pada tahun 2008, seokor ikan paus ditemukan mati dan terdampar di dekat Tomales Point. Saat dilakukan pemeriksaan, secara mengejutkan dalam perut paus itu ada 450 pon nylon dan plastik.

Puing-puing tsunami memang berbeda dengan sampah laut biasa. Sebab, banyak sampah dari puing tsunami yang berbahaya.(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.