Trump: Wanita yang mau aborsi silakan keluar dari AS
Donald Trump dalam debat capres terakhir mengatakan tidak setuju dengan aborsi. Setelah meraih kemenangan dalam pilpres, dia akan membuktikan kata-katanya tersebut. Menurut Trump, bagi perempuan yang mau aborsi, Trump memberikan alternatif untuk melakukannya di luar negeri.
Pernah menyebut tidak setuju dengan aborsi, presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, menyuruh semua wanita yang ingin aborsi untuk keluar dari negara yang dipimpinnya. Hal ini diucapkannya dalam acara '60 Minutes' di stasiun televisi CBS yang dipandu Lesley Stahl.
"Mereka mungkin harus pergi. Mereka harus pergi ke negara lain," kata Trump seperti dilansir dari laman Daily Mail, Senin (14/11).
Hal ini berarti Trump akan menunjuk Hakim Agung untuk membatalkan peraturan Roe v Wade pada 1973 yang melegalkan aborsi di Amerika Serikat. Dia berjanji akan menunjuk hakim yang mendukung kehidupan (pro-life) karena dia sendiri orang yang demikian
"Aborsi akan menjadi isu hak negara lagi," kata Trump.
Trump harus menunjuk setidaknya satu hakim Mahkamah Agung, pengganti Antonin Scalia ini. Mengingat usia hakim saat ini, Trump memiliki kesempatan untuk menunjuk total empat selama masa pemerintahannya.
Dalam debat calon presiden terakhir dengan Hillary Clinton, Trump dengan tegas menyatakan tidak setuju dengan aborsi. Menurut dia, semua anak berhak untuk hidup. Namun, Hillary Clinton menyebutkan jika ada calon ibu yang harus menggugurkan kandungannya untuk masalah kesehatan.
Baca juga:
Menengok kehidupan muslim di AS pasca kemenangan Trump
Akan seperti apa militer AS di bawah Presiden Donald Trump?
Trump tunjuk anggota timses duduki jabatan strategis di Gedung Putih
Kemenangan Trump dan semakin kecilnya ukuran tempe di Indonesia