LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Trump Sesumbar Bisa Menangkan Perang Afghanistan dalam Sepekan Tanpa Nuklir

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin kembali sesumbar dengan mengatakan AS bisa 'memenangkan' perang Afghanistan dalam waktu 'satu minggu saja' tanpa menggunakan senjata nuklir.

2019-08-21 19:51:49
Donald Trump
Advertisement

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin kembali sesumbar dengan mengatakan AS bisa 'memenangkan' perang Afghanistan dalam waktu 'satu minggu saja' tanpa menggunakan senjata nuklir.

"Seperti yang saya katakan, dan saya akan mengatakannya beberapa kali, dan ini tidak menggunakan nuklir, kita bisa memenangkan perang itu dalam seminggu jika kita mengusahakannya, tapi saya tidak ingin membunuh 10 juta orang," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih ketika bertemu dengan presiden Rumania, seperti dilansir laman Press TV, Rabu (21/8).

"Saya tidak ingin membunuh 10 juta orang Afghanistan, karena hal itu bisa saja terjadi, dan saya tidak ingin melakukan itu," kata Trump tanpa menjelaskan bagaimana dia akan mengakhiri perang 18 tahun AS di Afghanistan.

Advertisement

AS menginvasi Afghanistan sejak 2001 sebagai bagian dari apa yang disebut kampanye "perang melawan teror" usai peristiwa serangan teror 11 September 2001.

Namun, sejak AS bercokol di Afghanistan, Taliban justru terus menguat dan semakin menguasai sebagian wilayah Afghanistan.

Negosiasi Taliban masih berlangsung di tengah-tengah klaim AS bahwa Taliban telah berjanji untuk mengakhiri terorisme, mencegah kelompok teror lain menggunakan negara sebagai pangkalan untuk menyerang kepentingan AS, dan bahkan berkomitmen untuk hak-hak perempuan.

Advertisement

Namun Taliban selama ini memiliki rekam jejak perlakuan brutal terhadap warga perempuan di Afghanistan dan sangat menentang perempuan memperoleh pendidikan.

Pernyataan Trump soal memenangkan perang dalam sepekan menarik banyak spekulasi tentang bagaimana dia akan melakukan rencana itu.

"Jika saya ingin memenangkan perang itu, Afghanistan akan menghilang dari muka bumi. Itu akan berakhir dalam secara harafiah, dalam 10 hari."

Pernyataan yang dikatakan Trump mengenai Afghanistan akan "menghilang" dari muka bumi membuat banyak orang bertanya-tanya apakah presiden Amerika itu sedang mempertimbangkan menggunakan nuklir untuk menyelesaikan perang di Afghanistan.
Orang-orang Afghanistan menyatakan kekhawatiran dan kemarahan mereka atas pernyataan tersebut. Presiden Afghanistan Ashraf Gani kini tengah mencari "klarifikasi" atas komentar Trump melalui saluran diplomatik.

Namun kemarin Trump juga mengutarakan keraguannya soal mencapai kesepakatan damai dengan Taliban.

"Saya tidak tahu apakah rencana itu bisa saya terima atau tidak," kata dia.

"Mungkin itu tidak akan dapat diterima oleh mereka, tetapi kami sedang berbicara, kami memiliki pembicaraan yang baik, dan kita akan melihat apa yang terjadi," ujar Trump seraya menambahkan, Taliban ingin berhenti memerangi AS.

Saat ini masih ada sekitar 14.000 pasukan AS di Afghanistan. Mereka bertugas menjalankan misi ganda pelatihan, menasihati dan membantu pasukan Afghanistan dalam pertempuran mereka melawan serangan teror yang sebagian besar dilakukan Taliban, dan melakukan operasi kontra-terorisme terhadap kelompok-kelompok teror yang lain di Afghanistan, seperti Al Qaidah dan ISIS.

Reporter Magang: Ellen RiVeren

Baca juga:
5 Pesta Pernikahan Ini Berakhir Tragis, dari Diserang Bom hingga Digempur Rudal
Satu Menit Pesta Pernikahan Berujung Pemakaman 63 Jiwa
'Saya Lahir saat Perang, Tumbuh dalam Perang, dan Akan Mati karena Perang'
Gabung Taliban, Polisi Afghanistan Tembak Mati 7 Rekannya
RI Berikan Pelatihan Capacity Building Sumber Daya Mineral untuk Afghanistan
Politisi Ditembak dan Dibom, Teror-teror Mematikan Jelang Pemilu Afghanistan

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.