LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Trump meradang dibidik FBI karena diduga kongkalikong dengan Rusia

Trump menuding dia dipermainkan Wakil Jaksa Agung, Rod Rosenstein.

2017-06-17 15:01:17
Donald Trump
Advertisement

Biro Penyelidik Federal (FBI) menyatakan mulai mengusut keterlibatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam dugaan kongkalikong dengan Rusia saat sedang dan sesudah kampanye kepresidenan beberapa waktu lalu. Trump menyatakan dia murka akan hal itu dan merasa seolah sedang diburu.

Dilansir dari laman AFP, Sabtu (17/6), Trump melontarkan kekecewaannya melalui akun Twitter miliknya. Kabarnya, kepala satuan tugas penyidik, Robert Mueller, tak lama lagi bakal memeriksa Trump. Dia juga menuding Wakil Jaksa Agung, Rod Rosenstein, berada di balik itu semua.

Konon Rosenstein adalah orang yang menyarankan Trump mendepak James Comey dari posisi Direktur FBI. Itu terjadi setelah Comey tetap mengusut dugaan peran teman dekat Trump, Mike Flynn, dalam dugaan kolusi dengan Rusia, meski Trump sudah membujuk Comey menghentikannya.

"Saya diselidiki karena memecat Direktur FBI oleh orang yang mengatakan kepada saya supaya memecat Direktur FBI! (Seperti) memburu penyihir," cuit Trump melalui akun Twitter-nya.

Ihwal kemelut itu, tim kuasa hukum Trump berdalih kalau klien mereka cuma bereaksi terhadap pemberitaan soal penyelidikan, dan bukan memberikan konfirmasi kepada masyarakat. Menurut Juru Bicara Mueller, Peter Carr, sudah ada 13 jaksa siap memeriksa Trump dan beberapa menunggu giliran.

"Wakil Jaksa Agung sudah menyatakan berkali-kali, jika ada saat di mana dia harus mundur, dia akan melakukannya. Namun, tidak ada yang berubah," kata juru bicara Departemen Hukum, Ian Prior.

Entah terkait atau tidak, Trump dikabarkan memilih 'kabur' ke tempat peristirahatan kepresidenan di Kamp David di Maryland bersama sang istri, Melania Trump, akhir pekan ini. Padahal dia biasanya memilih jalan-jalan ke salah satu resor miliknya, Mar-a-Lago, di Florida.

Di sisi lain, Wakil Presiden, Mike Pence, juga ketar-ketir dengan langkah FBI. Dia menyewa advokat Richard Cullen sebagai kuasa hukumnya. Namun, dia berdalih menggaet pengacara buat mewakilinya sebagai 'agenda rutin'. Richard diketahui pernah menangani kasus Iran-Kontra pada 1980-an, Skandal Watergate, dan kemelut penghitungan ulang di Florida pada 2000.

Baca juga:
Trump digugat karena dianggap masih berbisnis
Kesal pada Donald Trump, pria paruh baya tembaki politisi Republik
Dikritik Trump dukung teroris, Qatar beli jet F-15 AS Rp 159 T
Putin sebut bakal beri suaka eks direktur FBI dipecat Trump
Ali Khamenei tuding AS ciptakan ISIS dan bikin kacau Timur Tengah

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.