Trump akan kembali bertemu Kim Jong-un pada 2019
Korea Utara sebelumnya sudah membuat kesepakatan dengan sejumlah negara di kawasan pada 1994 dan 2005 untuk melucuti program nuklir mereka bagi kepentingan ekonomi dan diplomatik, namun perjanjian itu dilanggar Pyongyang secara diam-diam yang terus membangun fasilitas peluncuran senjata nuklir.
Amerika Serikat dan Korea Utara kini tengah membahas rencana pertemuan kedua Presiden Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un pada 2019.
"Rencana ini sedang dibahas. Kami pastikan pertemuan ini akan terjadi setelah Tahun Baru ta[i kapan dan tempatnya masih dibahas," kata Wakil Presiden Mike Pence kepada wartawan usai bertemu Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, seperti dilansir laman Reuters, Kamis (15/11).
Dalam wawancara terpisah dengan stasiun televisi NBC News, Pence menuturkan AS tidak meminta Korut untuk menyerahkan daftar lengkap senjata nuklir dan lokasinya sebelum pertemuan tapi tatap muka itu harus menghasilkan rencana konkret.
"Menurut saya tidak bisa tidak, dalam pertemuan nanti kita harus punya rencana untuk mengidentifikasi semua senjata, lokasi, dan mengizinkan tim pemeriksa ke lokasi dan melucuti senjata nuklir," ujar Pence.
Sebuah lembaga peneliti AS Senin lalu mengidentifikasi sedikitnya 13 dari 20 lokasi aktif peluncuran rudal di Korut.
Korea Utara sebelumnya sudah membuat kesepakatan dengan sejumlah negara di kawasan pada 1994 dan 2005 untuk melucuti program nuklir mereka bagi kepentingan ekonomi dan diplomatik, namun perjanjian itu dilanggar Pyongyang secara diam-diam yang terus membangun fasilitas peluncuran senjata nuklir.
Trump pekan lalu mengatakan dia tidak buru-buru ingin bertemu Kim buat kedua kalinya.
Baca juga:
4 Ayah dan anak ini sama-sama pernah jadi presiden
Gaya Kim Jong-un sambut Presiden Kuba di Pyongyang
Dua Korea sepakat tarik pos penjagaan di perbatasan
Terlibat Pertengkaran, Melania Bujuk Trump Pecat Staf Gedung Putih
Wartawannya Diboikot Gedung Putih Setelah Berdebat Dengan Trump, CNN Ajukan Gugatan
Trump Tunjuk Dubes Baru Untuk Saudi di Tengah Skandal Jamal Khashoggi