Tolak Trump & Clinton, ribuan warga AS pilih gorila sebagai presiden
Tolak Trump & Clinton, ribuan warga AS pilih gorila sebagai presiden. Disebutkan ada sekitar 11 ribu warga yang memilih hewan yang sudah mati itu sebagai presiden AS. Harambe adalah gorila 17 tahun di Kebun Binatang Cincinnati yang ditembak mati petugas lantaran ada seorang anak terjatuh ke kandangnya Mei lalu.
Ribuan warga Amerika Serikat dilaporkan tidak memilih Donald Trump atau Hillary Clinton dalam pemilihan umum tapi justru memilih gorila Harambe yang sudah mati sebagai presiden.
Ada sekitar 11 ribu orang yang dilaporkan menulis nama 'Harambe' sebagai presiden yang mereka inginkan dalam kertas suara, seperti dilansir Russia Today, Kamis (10/11).
Harambe adalah gorila 17 tahun di Kebun Binatang Cincinnati yang ditembak mati petugas lantaran ada seorang anak terjatuh ke kandangnya Mei lalu.
pemilih menulis nama gorila Harambe di surat suara pemilu AS ©Twitter
Meski kabar itu belum bisa dipastikan kebenarannya, sejumlah pengguna media sosial cukup kaget dan marah mendengar berita ini.
Dalam survei yang digelar Juli lalu, lembaga Public Policy Polling dari Partai Demokrat ada lima persen warga yang mendukung Harambe jadi presiden. Angka itu lebih besar ketimbang perolehan suara kandidat dari Partai Hijau Jill Stein.
Baca juga:
Bentrokan pecah, pendemo Donald Trump bakar mobil dan perkantoran
Selandia Baru mulai dilirik warga AS untuk 'kabur' dari Trump
Ini penyebab kemenangan Donald Trump di Pemilu AS
Trump hapus berita pelarangan Muslim masuk AS dari situs resmi
Aksi unjuk rasa di seantero AS tolak Donald Trump jadi presiden
Kekhawatiran muslim AS atas terpilihnya Trump jadi presiden