Timur Tengah kecam penyanyi Shakira
Ini lantaran klip video dia dianggap mempromosikan percintaan sesama jenis.
Penyanyi Kolombia Shakira dan penyanyi Amerika Serikat Rihanna menuai kritik dari penggemar mereka di banyak negara Arab lantaran klip video mereka seolah menggambarkan hubungan sesama jenis alias lesbian.
Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Senin (10/2), dalam lagu berjudul 'Can't Remember to Forget You' kedua penyanyi perempuan ini berguling-guling di atas tempat tidur sembari menghisap cerutu. Mereka dikutuk sebab dinilai mempromosikan lesbian."Ini benar-benar sudah kelewatan. Video lesbian ini terlalu jauh," ujar seorang sutradara klip video asal Libanon Fadi Haddad.
Penggemar Shakira di Timur Tengah pun banyak meluapkan kekecewaan mereka di jejaring sosial Twitter. Lebih banyak hujatan untuk dia dibanding kecaman pada Rihanna lantaran Shakira punya darah Libanon dari sang ayah.
Di banyak negara Arab homoseksual merupakan dosa tidak terampuni. Bukan hanya muslim namun juga bangsa Arab penganut Kristen sering mengacu pada kisah Sodom dan Gomorrah sebagai dasar pelarangan cinta sesama jenis.
Homoseksual hal dilarang di 78 negara dunia. Di lima negara ini malah mereka dihukum mati termasuk Iran, Arab Saudi, dan Yaman.
Tak hanya wilayah Arab yang mengecam klip video itu namun juga negara asal Shakira, Kolombia. Anggota dewan Kolombia bernama Marco Fidel Ramirez meluncurkan petisi melarang video itu diputar di televisi nasional. Dia juga mengkampanyekan pelarangan video itu di Twitter dengan hashtag dalam bahasa Spanyol berarti bahaya video Shakira.
Baca juga:
Bacca: Semoga Tuhan izinkan Falcao ke Piala Dunia
Bacca: Falcao harus main di Piala Dunia, ia yang terbaik
Guarin bakal perpanjang kontrak
Ronaldo: Tegarlah, Falcao
Operasi sukses, Falcao buka peluang tampil di Piala Dunia