Tiga WNI dibebaskan Abu Sayyaf belum tahu kapan dipulangkan
Tiga WNI dibebaskan Abu Sayyaf belum tahu kapan dipulangkan. Mereka kini sudah berada di KJRI Davao, Filipina. Menurut Menlu Retno kondisi mereka sehat dan sedang dalam proses pemulihan dari trauma. Mereka dibebaskan pada 2 Oktober lalu. Masih ada dua WNI lagi dalam penyanderaan Abu Sayyaf.
Tiga warga negara Indonesia yang dibebaskan kelompok separatis Abu Sayyaf sudah berada di Konsulat Jenderal RI di Davao. Pernyataan ini dilontarkan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi.
"Sandera tiga WNI saat ini ada bersama tim kita di Filipina, KJRI Davao. Meski demikian, kita masih belum tahu kapan mereka bisa pulang ke Indonesia," ujar Menlu Retno di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (4/10).
"Kondisi mereka sehat, kini sedang menunggu proses pemulihan," ucap mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda.
Tiga WNI yang bekerja di kapal batu bara Charles 001 ini dibebaskan pada 2 Oktober lalu. Keluarga anak buah kapal milik perusahaan Rusianto Bersaudara tersebut sudah diberitahu mengenai pembebasan mereka.
"Keluarga ketiga sandera tersebut telah dihubungi oleh Kementerian Luar Negeri untuk menyampaikan masalah pembebasan tersebut," ungkap Menlu Retno.
"Sementara itu masih ada dua sandera di lapangan yaitu atas nama Robin Peter dan M Nasir. Dalam hal ini pemerintah Indonesia masih berupaya sekuat tenaga untuk membebaskan kedua saudara kita tersebut," pungkasnya.(mdk/pan)