LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Tiga WNI dan Bayi Luka Tertimpa Crane di Malaysia

Pusat operasi Departemen Kebakaran dan Penyelamatan Kuala Lumpur (JBPM), Malaysia, dalam sebuah pernyataan mengatakan, penyelidikan awal menemukan bahwa crane jatuh menimpa tiga rumah dan dua mobil, menyebabkan penyumbatan di jalan di lokasi tersebut.

2019-12-19 18:46:27
Malaysia
Advertisement

Empat warga negara Indonesia, termasuk bayi laki-laki berumur tiga bulan terluka akibat crane proyek pembangunan gedung di Kuala Lumpur, Malaysia, roboh menimpa perumahan warga.

Crane tersebut roboh di lokasi pembangunan kondominium di Bandar Baru Sentul, pada Jumat 13 Desember 2019.

Pusat operasi Departemen Kebakaran dan Penyelamatan Kuala Lumpur (JBPM), Malaysia, dalam sebuah pernyataan mengatakan, penyelidikan awal menemukan bahwa crane jatuh menimpa tiga rumah dan dua mobil, menyebabkan penyumbatan di jalan di lokasi tersebut.

Advertisement

"Panggilan darurat diterima mengenai insiden tersebut pada pukul 6.34 sore dan kemudian, tim pemadam kebakaran dengan satu mobil pemadam kebakaran dari Sentul Fire and Rescue Station telah dikirim ke lokasi kejadian," menurut pernyataan itu, seperti dikutip dari Bernama, Kamis (19/12).

Keempat korban yang terdiri dari seorang pria, dua wanita, dan bayi laki-laki, menderita luka-luka dan dikirim ke Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL), Malaysia, untuk menerima perawatan lebih lanjut.

Advertisement

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur telah mengonfirmasi identitas WNI korban crane roboh itu.

Berikut ini nama-nama korban dan kondisi lukanya:

1. Eko (laki-laki dewasa): luka pada kepala, rawat jalan
2. Lia (perempuan dewasa): istri dari Eko, luka ringan, rawat jalan
3. Napia (perempuan dewasa): luka ringan, rawat jalan
4. Reihan Agustian (bayi laki-laki umur 3 bulan 25 hari): anak dari Anik Mutaron dan Yunita, mengalami patah tulang kaki kiri, telah menjalani perawatan di wad 11B, Hospital HKL, sudah stabil dan boleh discharge hari ini.

"Semua biaya rumah sakit para korban dibayar oleh Manager Construction," kata pihak KBRI Kuala Lumpur dalam keterangannya.

Reporter: Tanti Yulianingsih

Sumber: Liputan6.com

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.