Tiga pekan jelang pemilu AS, Clinton unggul 11 poin dari Trump
Tiga pekan jelang pemilu AS, Clinton unggul 11 poin dari Trump. Survei secara nasional itu digelar oleh stasiun televisi NBC News dan koran The Wall Street Journal. Hasil jajak pendapat surat kabar the Washington Post juga memperlihatkan Clinton lebih ungguli Trump. Peluang Trump untuk memenangkan pemilu semakin kecil.
Dalam survei teranyar yang digelar tiga pekan sebelum hari pemilihan presiden Amerika Serikat, raihan suara kandidat dari Partai Republik Donald Trump merosot tajam 11 poin di bawah Hillary Clinton, capres Partai Demokrat.
Survei nasional itu diadakan oleh stasiun televisi NBC News dan koran The Wall Street Journal.
Angka perbedaan 11 poin di antara dua kandidat itu masih jauh lebih besar ketimbang selisih tujuh poin antara Barack Obama dan John McCain secara nasional pada pemilu 2008. Bahkan perbedaan angka antara Obama dan Mitt Romney pada pemilu 2012 hanya empat poin.
"Peluang Donald Trump untuk memenangkan pemilu semakin menjauh," kata Fred Yang, peneliti dari Hart Research Associates kepada NBC, seperti dilansir koran the Independent, Senin (17/10).
Hasil jajak pendapat surat kabar the Washington Post juga memperlihatkan Clinton lebih unggul ketimbang pria 70 tahun itu. Dalam survei the Washington Post Clinton unggul 47 persen berbanding 43 persen.
Dalam beberapa pekan terakhir Trump dilanda isu pelecehan seksual terhadap sejumlah wanita. Isu itu jelas mempengaruhi pilihan kaum hawa terhadap Trump.(mdk/pan)