LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Thailand pulangkan 1.300 pengungsi Rohingya kembali ke Myanmar

Kelompok hak asasi khawatir kaum minoritas muslim Rohingya akan kembali menghadapi siksaan di negaranya.

2014-02-14 00:04:00
Thailand
Advertisement

Pejaba senior Thailand hari ini mengatakan pemerintah telah memulangkan sekitar 1.300 pengungsi Rohingya kembali ke Myanmar. Ini menimbulkan kekhawatiran dari kelompok hak asasi bahwa kaum minoritas muslim Rohingya akan menghadapi siksaan di negaranya.

Ribuan warga Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai kaum minoritas paling teraniaya di dunia, menghindari kekerasan sektarian di wilayah barat Myanmar dengan menumpang perahu-perahu rapuh sejak 2012, sebagian besar menuju Malaysia, seperti dilansir situs asiaone.com, Kamis (13/2).

Banyak diantara mereka yang tiba di perairan Thailand dipenjara di tahanan imigrasi sudah penuh sesak.

Advertisement

"Otoritas Thailand mulai mendeportasi pengunsi Rohingya sejak September melalui titik perbatasan di Provinsi Ranong," kata kepala imigrasi Letjen Pharnu Kerdlarpphon. "Seluruh proses deportasi selesai pada awal November."

Ini merupakan laporan resmi pertama dibuat terkait deportasi tersebut. Pegiat HAM mengkritisi langkah memulangkan pengungsi Rohingya ke Myanmar di mana mereka akan menghadapi pembatasan perjalanan, kerja paksa dan akses terbatas terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.

"Deportasi pengungsi Rohingya merupakan pelanggaran hukum internasional yang melarang mengirim pulang pengungsi dan pencari suaka ke tempat di mana mereka bisa menghadapi bahaya dan penganiayaan," ujar Sunai Phasuk, peneliti senior Human Rights Watch yang bermarkas di Kota New York.

Advertisement

Menurut organisasi hak asasi kaum Rohingnya seringkali jatuh ke tangan oknum perdagangan manusia, terkadang setelah mereka dideportasi dari Thailand.

Sunai mendesak pihak berwenang Thailand untuk menjelaskan apa yang telah terjadi pada 1.300 warga Rohingya itu, dan mengatakan bahwa kementerian luar negeri tidak terlibat dalam deportasi itu. Belum ada penjelasan dari pihak kementerian mengenai hal tersebut.

Thailand tahun lalu mengatakan masih menyelidiki dugaan bahwa beberapa pejabat angkatan bersenjata di negara kerajaan itu terlibat dalam perdagangan warga Rohingya.

Sekitar 500 warga Rohingya diyakini masih ada dalam tahanan di Thailand menyusul serbuan di sebuah kamp diduga menjadi lokasi penyelundupan manusia pada bulan lalu.

Myanmar menganggap sekitar 800 ribu warga Rohingya di negara itu merupakan imigran gelap asal Bangladesh dan menolak memberikan kewarganegaraan kepada mereka.

Lebih dari 200 orang tewas dan lebih dari 140 ribu kehilangan tempat tinggal dalam beberapa bentrokan antara penganut Buddha dan warga muslim sejak Juni 2012 di wilayah Rakhine, Myanmar.

PBB meminta Myanmar untuk menyelidiki laporan, yang sudah dibantah oleh otoritas setempat, bahwa puluhan pria, perempuan dan anak-anak terbunuh dalam serangan terhadap Rohingya pada bulan lalu yang diduga melibatkan polisi.

Baca juga:
Polisi Thailand umumkan bakal rebut tempat diduduki demonstran
Janji militer Thailand buat seret pelaku pembunuh biksu
Konflik menguap di tengah pemilu Thailand
Balas dendam, warga muslim Thailand bunuh empat warga Buddha
Mahkamah Konstitusi Thailand tolak pembatalan pemilu

(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.