LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Sejumlah jenderal Suriah tuduh AS bantu ISIS

Terungkap lagi bukti Amerika sebenarnya dukung ISIS. Jenderal Rusia Sergei Rudskoi mengungkapkan, senjata yang digunakan kelompok teroris al-Nusra yang berafiliasi dengan ISIS untuk pertempuran di Aleppo tahun lalu dipasok oleh AS di bawah pemerintahan mantan presiden Barack Obama.

2017-06-22 07:10:00
Ekstremis ISIS
Advertisement

Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump mengatakan mengalahkan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) adalah prioritas utama negara saat ini. Bahkan Trump juga sering menggembar-gemborkan akan bekerja sama dengan negara lain untuk menghentikan ISIS.

Namun, alih-alih merealisasikan prioritas tersebut, administrasi Trump justru malah semakin aktif mendukung mereka. Terkuak bukti bahwa AS memasok senjata-senjata untuk kelompok ISIS.

Jenderal Rusia Sergei Rudskoi mengungkapkan, senjata yang digunakan kelompok teroris al-Nusra yang berafiliasi dengan ISIS untuk pertempuran di Aleppo tahun lalu dipasok oleh AS di bawah pemerintahan mantan presiden Barack Obama.

Selain itu, beredar juga foto ISIS saat menembakkan rudal anti tank dari AS untuk melawan pasukan pemerintah Suriah, seperti dilansir laman Global Research, Senin (19/6).

Presiden Suriah Basyar al-Assad memang telah berulangkali menuding negara-negara Barat terlibat dan mendukung penuh kelompok teroris dengan tujuan menjatuhkan pemerintahannya.

Jenderal Suriah Mohammad Issa juga membenarkan bahwa AS terbukti mendukung ISIS untuk menjatuhkan kepemimpinan Assad.

"Mengirim rudal AS ke al-Tanf adalah bagian dari rencana AS menciptakan ISIS di sepanjang perbatasan Suriah, Irak dan Yordania. Tujuannya untuk memisahkan Suriah dari Irak dan Iran, dan mengubahnya menjadi negara yang terpinggirkan yang tidak memainkan peran apa pun di wilayah ini," ungkap Issa.

Skema ini juga serupa dengan rencana untuk memisahkan Suriah utara dari kontrol Damaskus. Ini disebut-sebut sebagai bagian dari rencana AS untuk menghancurkan kedaulatan Suriah.

Baca juga:
Amerika jelas-jelas lebih menghajar Assad ketimbang ISIS
Rusia kini malah ragu kalau pemimpin ISIS sudah tewas
AS beri sanksi buat dua ahli senjata kimia ISIS
PBB: Serangan koalisi AS di Raqqa tewaskan ratusan warga sipil
Ali Khamenei tuding AS ciptakan ISIS dan bikin kacau Timur Tengah

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.