Terkena lemparan batu oleh demonstran, turis India tewas
"Saya hanya bisa terdiam karena malu," ungkap Menteri Kashmir, Mehbooba Mufti saat mengunjungi keluarga korban.
Seorang turis India meninggal dunia setelah terkena batu yang dilemparkan oleh pengunjuk rasa di Kashmir. Turis pria itu berasal dari Chennai dan sedang melakukan perjalanan ke Gulmarg sebelum akhirnya tewas mengenaskan.
"Dia sedang dalam perjalanan ke tempat ski populer di wilayah itu ketika kendaraannya terjebak di kerumunan demonstran," kata seorang polisi, dikutip dari BBC, Selasa (8/5).
Selain korban tewas, seorang remaja juga terluka karena terkena amukan para demonstran.
Saat ini polisi masih menyelidiki insiden maut tersebut. Polisi juga belum melakukan penangkapan terhadap tersangka pembunuhan. Hingga saat ini, motif dari aksi unjuk rasa tersebut belum diketahui.
Sebagaimana diketahui, di Kashmir memang sering terjadi bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan. Namun bentrokan tersebut tidak pernah menargetkan turis-turis.
Sejak 1989, wilayah berpenduduk mayoritas Muslim tersebut memang telah lama dihantui oleh pemberontak bersenjata yang berusaha melawan pemerintahan India. Namun kini para pengunjuk rasa semakin brutal hingga menyasar turis.
Hal ini tentu saja berpengaruh terhadap industri pariwisata India yang seharusnya berkembang, jadi terhalang akibat banyaknya serangan memilukan.
"Saya hanya bisa terdiam karena malu," ungkap Menteri Kashmir, Mehbooba Mufti saat mengunjungi keluarga korban.
"Kami tidak bisa mentolerir ini. Pihak berwenang harus melindungi para turis. Industri ini tidak bisa menderita lebih lama karena konflik yang terus terajadi," ujar seorang kooordinator tur setempat, Tariq Ahmad.
Baca juga:
Gadis 17 tahun di India diperkosa lalu dibakar
Remaja 16 tahun di India gantung diri usai diperkosa massal delapan pria
China hapus bea impor 28 obat termasuk kanker, industri farmasi India diuntungkan?
Warga desa di India bantai 13 anjing karena tiga bocah tewas digigit dalam sehari
Guru spiritual India dihukum seumur hidup karena lakukan pelecehan seksual
Bus sekolah dihantam kereta di India, 13 anak tewas