Tenggak minuman berenergi usai minum kafein, remaja ini meninggal
Tenggak minuman berenergi usai minum kafein, remaja ini meninggal. Dia meminum kopi dari gerai restoran cepat saji McDonald's, sebuah minuman berenergi dan segelas besar Mountain Dew dalam waktu singkat, sebelum akhirnya pingsan di sekolah lalu meninggal.
Davis Allen Cripe (16) mungkin tak tahu jika terlalu banyak minum kafein berakibat fatal untuk jantungnya. Remaja asal South Carolina, Amerika Serikat ini meminum kopi dari gerai restoran cepat saji McDonald's, sebuah minuman berenergi dan segelas besar Mountain Dew dalam waktu singkat, sebelum akhirnya pingsan di sekolah.
Menurut ahli jantung koroner Gary Watts, dokter dan stafnya yang menyatakan Cripe telah meninggal. Hal tersebut dikarenakan jantungnya mengalami kemungkinan aritmia (debar jantung tak beraturan) akibat kafein.
Meski demikian, Watts tidak menyebutkan kematian remaja tersebut karena overdosis kafein. Dia menambahkan, seandainya tak ada orang yang melihat dia begitu banyak minum kafein, penyebab kematian Cripe tidak akan diketahui cepat.
"Kematiannya bukan karena overdosis kafein. Kami tidak mengatakan bahwa jumlah total kafein yang dia minum mengakibatkan ini. Selain itu dia minum minuman energi, hal ini yang menyebabkan aritmia pada jantungnya," tutur Watts, seperti dilansir dari laman metro.co.uk, Selasa (16/5).
Watts sendiri mengatakan Cripe merupakan remaja yang sehat dan tidak memiliki masalah jantung sebelumnya. Dia meninggal sejam setelah pingsan di sekolah.
Aritmia sendiri merupakan masalah pada irama jantung ketika organ tersebut berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Aritmia terjadi karena impuls elektrik yang berfungsi mengatur detak jantung tidak bekerja dengan baik.(mdk/pan)