Tanggapi serius, AS bakal tembak jatuh setiap misil dari Korea Utara
Tanggapi serius, AS bakal tembak jatuh setiap misil dari Korea Utara. Militer Amerika Serikat (AS) menanggapi serius deklarasi yang diberikan Presiden Korea Utara Kim Jong Un yang siap meluncurkan misil balistik mereka kapan saja. Sebab, tembakan misil tersebut merupakan ancaman bagi AS maupun sekutunya.
Militer Amerika Serikat (AS) menanggapi serius deklarasi yang diberikan Presiden Korea Utara Kim Jong Un yang siap meluncurkan misil balistik mereka kapan saja. Apalagi, Kim juga menuding kebijakan AS sebagai alasan yang mendorong mereka terus mengembangkan persenjataan.
Menteri Pertahanan AS Ash Carter menyebut senjata nuklir dan program misil balistik pertahanan sebagai 'ancaman serius' bagi Amerika Serikat. Dia juga menegaskan akan menembak jatuh jika Korea UTara sampai meluncurkan misil ataupun sekadar tes.
"Kami akan menembak jatuh jika itu merupakan ancaman, apabila misil tersebut menuju teritorial kami atay teritorial sahabat atau sekutu kami," tegas Carter, demikian dikutip dari Reuters, Senin (9/1).
Militer AS pada 5 Januari lalu meyakini Korea Utara telah mendemontrasikan peningkatan berarti atas kemampuan nuklir dan misil mereka ke level tertinggi dalam tes tahun lalu. Pernyataan ini sempat disampaikan Kim pada 1 Januari lalu, di mana kemampuan negaranya telah mendekati tes peluncuran ICBM atau misil antarbenua.
"Misil antarbenua dalam waktu dekat bisa diluncurkan kapan pun dan di manapun berdasarkan perintah markas besar DPRK," ujar seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri saat memberikan pernyataan kepada kantor berita KCNA.
Sementara, Presiden terpilih Donald Trump sudah memberikan tanggapan terkait pernyataan Kim melalui akun Twitter miliknya. Dia yakin Korea Utara tidak akan berhasil melakukannya.
"Itu tidak akan terjadi," cuitnya singkat.
Baca juga:
Gaya Kim Jong-un saat berkunjung ke asrama buruh dan pabrik selimut
Gara-gara unggah foto di Instagram, perampok bank ditangkap
Adang Rusia & China, AS berencana bangun 355 kapal perang baru
Gara-gara curi remote TV, pria AS dibui 22 tahun
Pelaku penembakan Florida, veteran perang yang terancam hukuman mati